Mr. Heedictator and Mrs. Fat [Part 2]

 

MH MF2

 

Cast
Heechul a.k.a kim heechul (super junior)
Je ri a.k.a shin je ri
Shindong a.k.a shindonghae
Dll

Author
Nhora everlasting friend (fb)
@noraelf2(twitter)

»»»Happy Reading«««

Part 2

Tapi tiba-tiba saja shindong tertawa terbahak-bahak melihat penampilan je ri.

“Hahahahaha.. Apa yg kau lakukan dengan wajah mu! Kau terlihat seperti badut” celoteh shindong yg membuat seisi kelas tertawa.

Je ri tak bisa berbuat apa-apa lagi dia benar-benar malu , apa lagi ada heechul disini. Heechul sedikit melirik je ri tapi kemudian dia fokus dengan buku yg di baca nya.

“Aaarhh.. Aku bukan badut!” Pekik je ri , dan mata nya mulai berkaca-kaca.

Je ri kemudian berlari sekuat tenaga dengan berusaha menghapus make up diwajah nya dengan kasar, dia sangat sedih.

Je ri menangis sejadi-jadi nya di taman belakang sekolah.

Tiba-tiba sebuah tangan mengulur kan sapu tangan kepada je ri,
Ketika je ri mendongakkan kepala nya , je ri sedikit terkejut ternyata dia adalah heechul.

Suara je ri terasa tercekat di kerongkongan , apa kah dia bermimpi .

” Hapus dengan ini” ucap heechul membuyar kan lamunan je ri

Tangan je ri gemetaran menerima sapu tangan dari heechul , rasa nya sayang sekali menghapus itu kewajah nya.
Dengan hati- hati je ri mengelap wajah nya , tapi mata je ri tak lepas dari wajah heechul.
Kemudian heechul duduk disamping je ri membuat jantung je ri semaakin meloncat.

Dalam beberapa saat mereka hanya terdiam , tiba-tiba heechul memberikaan sebelaah handsfrenya pada je ri .
Terdengar lagu yg cukup membuat je ri tenang , dia sangat senang dengan perlakuaan heechul pada nya
Memberi kan sensasi tersendiri bagi je ri seperti nya heechul mencoba menghibur je ri .

Part 2

Tapi tiba-tiba saja shindong tertawa terbahak-bahak melihat penampilan je ri.

“Hahahahaha.. Apa yg kau lakukan dengan wajah mu! Kau terlihat seperti badut” celoteh shindong yg membuat seisi kelas tertawa.

Je ri tak bisa berbuat apa-apa lagi dia benar-benar malu , apa lagi ada heechul disini. Heechul sedikit melirik je ri tapi kemudian dia fokus dengan buku yg di baca nya.

“Aaarhh.. Aku bukan badut!” Pekik je ri , dan mata nya mulai berkaca-kaca.

Je ri kemudian berlari sekuat tenaga dengan berusaha menghapus make up diwajah nya dengan kasar, dia sangat sedih.

Je ri menangis sejadi-jadi nya di taman belakang sekolah.

Tiba-tiba sebuah tangan mengulur kan sapu tangan kepada je ri,
Ketika je ri mendongakkan kepala nya , je ri sedikit terkejut ternyata dia adalah heechul.

Suara je ri terasa tercekat di kerongkongan , apa kah dia bermimpi .

” Hapus dengan ini” ucap heechul membuyar kan lamunan je ri

Tangan je ri gemetaran menerima sapu tangan dari heechul , rasa nya sayang sekali menghapus itu kewajah nya.
Dengan hati- hati je ri mengelap wajah nya , tapi mata je ri tak lepas dari wajah heechul.
Kemudian heechul duduk disamping je ri membuat jantung je ri semaakin meloncat.

Dalam beberapa saat mereka hanya terdiam , tiba-tiba heechul memberikaan sebelaah handsfrenya pada je ri .
Terdengar lagu yg cukup membuat je ri tenang , dia sangat senang dengan perlakuaan heechul pada nya
Memberi kan sensasi tersendiri bagi je ri seperti nya heechul mencoba menghibur je ri .

(Pangeran ku , kau benar-benar pangeran ku) gumam je ri dalam hati

***

Sudah 2 jam dia menatap sapu tangan itu , benarkah ini dari pangeran nya. Berungkali juga dia mencium sapu tangan itu seperti orang gila saja.
Dia tidak menyangka heechul bisa bersikap manis seperti itu .

“Haaaaaah! Aku senang sekali hari ini, aku berhasil menarik perhaatian nya , kau memang daebak je ri, daebak!!! Hahahhahahha”

***
(Playing ice cream leeteuk &joo)

Hari kedua

Je ri berusaha memasak untuk heechul , dia membungkus nya dengan sangat rapi , membuat makanan itu dengan sepenuh hati nya .

Dengan langkah pasti dia berangkat kesekolah dengan membawa bekal makan siang untuk heechul.

senyum je ri berkembang kemana-mana , benar- benar hari yg menyenang kan.
Berputar-putar seperti penari balet.
Teman-teman nya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah je ri.

Shindong saja heran melihat je ri yg seperti orang gila.

” Hei je ri , tampak nya kau senang sekali hari ini?” Sapa shindong

“Hmmm bukaan urusan mu ” jawab je ri tersenyum- senyum .

“Wah kau membawa apa?” Tanya shindong ketika melihat sesuatu yg dibawa je ri
Shindong berusaha menggapai nya dan tentu saja ditepis oleh je ri.

” Aaiissh, apa yg kau lakukan , ini bukan untuk mu ” ucap je ri

” Lalu ? Kalau bukan aku siapa lagi eoh? Kau kan pacar ku hehe” jawab shindong cengar-cengir .

“Huhh, siapa bilang kau pacar ku ! Mengerikan sekali ” tandas je ri kemudian dia meninggal kan shindong.

***

Je ri dengan perlahan mendekati heechul, Yg sedang duduk sendiri di belakang taman sekolah.
Seperti biasa heechul hanya membaca buku nya , dia selalu menyendiri. Tak ada yg berani mendekkati nya. Cuma je ri yg dengan setia selalu mengikuti heechul.

Je ri berusaha duduk disamping heechul.
Tapi tiba- tiba kepala heechul menyender dibahu besar je ri, je ri sedikit kaget , ketika je ri melihat nya ternyatta heechul tertidur .
Je ri membenar kan letak kepala heechul , seperti nya heechul nyaman tidur di bahu je ri.
Je ri benar- benar bahagia ,
(Dia, dia pangeran ku menyender kepala nya dibahu ku! Ohh tuhan aku.. Aku benar -benar mencintai namja ini, biar kan seperti ini , kau tahu aku akan menunggu mu sampai kau bangun dari tidur mu)

Dari kejauhan shindong menangis sejadi-jadi nya melihat pemaandangan itu, dengan es krim yg sudah meleleh di tangan nya dia benar-benar seperti anak kecil.

“Huuuaahh.. Huaaaah ! ” Raung shindong

Tak berapa lama heechul terbangun karena setetes air mengganggu nya ,
Heechul sedikit kaget melihat je ri sudah ada di samping nya .
Dengaan senyumaan selebar mungkin menaatap heechul, heechul kemudian mengemas kan buku nya dan hendak pergi.

“Ehh.. Changkaman .. Ini untuk mu ” ucap je ri dengan menjulur kan kedua tangan nya.

Tampak bekal yg dibawa je ri tadi diberi kan kepada heechul
Heechul hanya menatap nya , tak sedikit pun tangan nya bergerak.

“Kau tak usah bersikap manis didepan ku, aku tidak suka, jangan kau kira gara-gara aku memberikan sapu tangan ku pada mu aku menyukai mu , buang saja sapu tangan ku itu!”
Ucapan heechul membuat je ri terkejut ,.dia tidak menyangka perubahan heechul begitu cepat, kemarin dia sangat manis tapi sekarang dia kasar pada je ri.

“Ah- anniyya.. Aku .. Aku hanya ..”

“Aku tidak membutuh kan makanan mu itu , buang saja kalau kau tidak suka” potong heechul dan berlalu meninggal kan je ri.

Je ri hanya terpaku menatap bekal yg dibawa nya, rasa nya dia ingin menangis tapi itu tidak boleh.
Kau harus semangat je ri, bukan kah cinta itu perlu pengorbanan, gumam je ri dalam hati.

***

Je ri sudah bertekad dia akan terus mendekati heechul , apa pun yg terjadi .
Setiap hari dia membawakan bekal untuk heechul walaupun heechul tak pernah mengambil nya , bahkan menyentuh pun tidak .

Je ri selalu meletakkan makanan itu di tempat biasa heechul menyendiri , tapi tak pernah sedikit pun di peduli kan oleh heechul.

Apabila hari hujan , dengan setiaa nya je ri memayungi heechul biar dia tidak basah, mengantar heechul sampai ke mobil nya .
Heechul sedikit pun tak mengucap terima kassih pada je ri , dia tidak peduli.
Hingga suatu ketika je ri mendengar kalau heechul di bawa ke rumah sakit , dia sangat khawatir dengan itu.

Je ri mencoba menjenguk heechul, terlihat dia berbaring lemas di kasur nya . Tak ada yg menemani nya , karena disini heechul tinggal dengan paman nya, jadi tak ada yg merawat heechul.

Dengan setia je ri menunggu nya , sampai-sampai je ri tertidur disamping ranjang heechul.

Heechul membuka mata nya yg berat, terlihat je ri tertidur pulas.

Perlahan tangan heechul mencoba mennyentuh kepala je ri.

“Chaa!!”
Tiba – tiba saja je ri mendongak kepala nyaa membuat heechul kaget setengah mati.

“Ah-mi-mianhe , aku tertidur , oppa gwenchana ?, oppa sudah bangun?” Je ri khawatir

“Kau , kenapa ada disini?” tanya heechul

“Ah- eh nde , aku hanya ingin melihat keadaan oppa , aku sedikit khawatir , oppa disini sendirian , jadi aku hmmm hanya ingin menemani oppa” ucap je ri tersipu membuat rona wajah nya memerah.

“Sebaik nya kau pulang , kau tak usah menemani ku, aku bisa mengurus diri ku sendiri” ucapan heechul memang selalu dingin pada je ri.

“Hmm nde , aku pulang…. Anyeong oppa ” jawab je ri pelan

***

” Je ri!! Waah bogoshipoyo .. Kau kemana saja seharian ini” tiba – tiba saja shindong memeluk je ri .

” Aisssh , singkir kan lengan besar mu itu!
Berani sekali kau memeluk ku!” Pekik je ri

” Hehe mianhae! Ah apa kau sudah makan? Aku membeli ini ? Ada dua..” Shindong mengulur kan 2 lolipop besar pada je ri.

” Anniya!! Kau makan saja sendiri , aku sibuk!” Ujar je ri meninggal kan shindong.

“Yaak! Shin je ri!! Kenapa dia tak mau lagi lolipop ku, biasa nya dia tidak pernah menolak nya” ucap shindong menatap nanar lolipop nya

***

Je ri memang benar – benar selalu bersemangat , pulang sekolah je ri langsung ke rumah sakit untuk menjenguk heechul .

Perlahan di buka nya pintu kamar rawat itu.

” Anyeong oppa” sapa je ri dengan menunduk

Tapi ketika je ri mendongak kan kepala nya, tampak seorang yeoja sedang duduk manis disamping ranjang heechul.

Mereka hanya memantap je ri dingin, je ri hanya bisa tersenyum canggung.

“Eeh hehe, mianhe , aku menganggu , ah a_aku pergi dulu, anyeoong” ucap je ri ter bata-bata ,

Dengan cepat je ri menutup pintu , dia sangat sedih .
Je ri rasa nya tak sanggup lagi untuk berjalan.
Samar -samar je ri mendengar percakapan mereka.

“Nuguyya?”

“Anniya .. Bukan siapa-siapa”
Jawab heechul

“Seperti nya dia kenal dengan mu ?”

“Lupakan saja”

(Playing in my dream super junior)

Je ri semakin sedih menerima kenyataan kalau heechul tak menganggaap diri nya.

(Ya , aku bukan siapa-siapa , aku memang benar-benar bodoh , hahahah aku bodoh , kenapa aku seperti ini)
Je ri berjalan tanpaa ada tujuan , dia tidak sadar sudah berapa orang di tabrak nya.

“Hei! Dimana mata mu, aisssh badan mu besar sekali!” Rutuk orang-orang itu.

Tbc

 

gmn Di RCL ne^^

2 thoughts on “Mr. Heedictator and Mrs. Fat [Part 2]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s