*I Miss You* (Part 9)

 

IMY9

 

Cast :
Song Ji Eun
Kim Jong Woon
Cho Kyuhyun
Im Yoon Ah
And Other cast

Genre : Romantic, Sad, and Friendship.

Author : Indharkyuyeppa

Annyeong ini ff pertama saya, mianhae kalau amburadul, gak nyambung dan ceritanya membosankan. Saran dan kritik anda psti sangat bermanfaat untuk pemula seperti saya.
_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_
_,_,_,_,_+’_+’_+’_+*+_’+_’+_’+_,_,_,_,_,_

Happy Reading

Author pov

Saat tiba dikamar Jieun melihat kopernya sudah siap disamping tempat tidurnya, lalu oemmanya menariknya duduk disampingnya dan menjelaskan semua apa yang terjadi.

“Bisnis appamu melejit pesat, dan sekarang appamu sudah menjadi presiden direktur” kata ommanya

“Mwo,,, bagaimana ceritanya oemma kenapa bisa seperti itu” tanya Jieun semakin penasran

“Oemma juga tidak tau, oemma baru juga mengetahui tadi pagi, sekarang appamu sudah memiliki perusahaan yang cukup terkenal diseoul dia membeli semua saham perusahaan itu karena pemilik saham terbesar diperusahaan itu menjualnya ke appamu karena dia percaya appamu bisa membuat perusahaan itu lebih sukses dibandingkan dia, dan sekarang kau benahi barang2mu yang lain dan pindah kerumah baru kita yang tidak jauh dari sini” jelas oemmanya

“Mwo,,, appa dan oemma dan jimin juga pindah kedaerah disekitar sini?” tanya Jieun terkejut dengan bahagianya dia lompat2 saat oemmanya mengangguk lalu mencium oemmanya.

Yesung pov

Buuuggg,,,,

Seperti hantaman keras menimpaku, “Mwo,,, Jieun akan pindah malam ini, dan itu berarti aku takkan bisa menjaganya sesuka hatiku disini?” kataku dalam hati dan kembali turun, seperti tak bertenaga aku menyusuri tangga dengan pikiran entah kemana.

Tapi aku berhenti dan kembali naik menuju balkon rumah, dimana kenanganku bersama Jieun nampak jelas disini.
Setiap aku dan dia merasa jenuh kita berdua pasti akan kesini bernyanyi dan bercanda bersama, ahhh kenangan itu membuatku perih.

Author pov

Setelah selesai berkemas oemmanya pun membantunya mengangkat barang2nya, Yoona yang keluar dari kamar dan melihat mereka ikut membantu juga, dia meraih tas yang diangkat oleh oemma Jieun dan tersenyum, seakan tak tega melihat ahjummanya itu mengangkat barang berat, mengingat oemmanya sudah tiada, dia memperlakukan ahjummanya seperti oemmanya sendiri.

“Kajja ahjumma biar aku saja yang angkat, ini kan berat” kata Yoona lalu tersenyum, dan senyuman itu dibalas belaian oleh oemma Jieun dan segera turun.

Saat Jieun menutup pintu dia melihat kamar Yesung, dan teringat dengan kenangan dibalkon, diapun berjalan menuju balkon, ingin mengucapkan selamat tinggal kepada tempat terindahnya itu, pasti dia akan sangat merindukan tempat itu.

Jieun pov

Kulangkahkan kakiku menuju balkon, dan saat sampai disana kulihat sosok namja yang sangat kucintai itu.

“Oppa,,,” kupanggil dia, dan diapun membalikkan badannya, perasaanku hancur saat melihat wajahnya dan matanya sembab karena air mata, aku pun tak bisa menahannya lagi, air mata ini menetes melihat keadaannya yang begitu sedih.

“Oppa,, wae??, gwancanha??” tanyaku dalam tangis dan masih mematung disini menatapnya meneteskan setiap butir air matanya.

“Gwancanha” balasnya pelan, aku pun mendekat dan berniat untuk memeluk dan menghapus air matanya, dan kulihat dia juga melangkah kearahku. Kamipun semakin dekat dan dia langsung memelukku.

“Oppa,,, wae,,,?? Uljima oeh?” pintaku padanya,tapi dia semakin memelukku erat seakan takkan melepaskanku pergi. Setelah beberapa menit dia mulai melepaskan pelukannya dan menatapku, kurasakan nafasnya dan membuat detak jantungku berdegup kencang.

“Uljima oppa” kataku lagi dan kuhapus air mata yang membasahi wajahnya itu, diapun tak bersuara, dia hanya diam, akupun berusaha untuk tersenyum dan berniat membutnya tersenyum juga.

“Oppa wae,,, kenapa kau menangis seperti yeoja oeh??, aishhh,,, apa karena aku akan pindah dan tak bisa menemanimu main game melawan sievil itu oeh, oppa kita kan tidak pisah jauh, aku akan selalu datang kesini dan…

Chu…

“Omo,,, Yesung oppa menciumku barusan, aahhhh, bagaimana ini apa yang harus kulakukan? Aishhh” kataku dalam hati, rasanya jantungku akan segera meluap, aku terperangah, diam dan tak bisa berkutib lagi.

Yesung pov

Kudengar suaranya dan aku membalikkan badan dalam keadaan menyedihkan seperti ini, tak bisa kutahan tangisku saat mendengar suaranya, saat dia melangkah akupun melangkah lebih cepat dan memeluknya, tanpa mengatakana apapun, aku hanya diam.

“Jieun saranghae, jeonmal saranghae” kataku dalam hati, dan saat ku lepaskan pelukanku, dia sepertinya mencoba menghiburku, namun dengan cepat tampa berpikir panjang kukecup bibirnya sekilas, meskipun itu ciuman yang singkat tapi bisa membuat jantungku berdegup kencang dan membuat darahku mengalir cepat.

Kulihat dia hanya diam dan pipinya mulai memerah dan itu membuatku tersenyum. Ekspresi itu yang paling kusukai dari dia.

“Yaakk,, Kim Jong Woon,,, apa kau senang melihatku seperti ini, oeh?” katanya kesal karena aku tersenyum.

“Ne,,,” jawabku

“Aiisshh oppa kau ini,,, rasakan” katanya lalu memukulku

“Appo Jieun,,, heheh mianhae,,, mianhae” kataku padanya, kunikmati saat2 terakhir berdua dengannya dibalkon ini.

“Maaf karen apa oeh?” katanya padaku dan menghentikan pukulannya itu, brganti dengan menatapku.

Jieun pov

“Maaf karena apa oeh?” kataku padanya dan kutatap matanya.
“Mianhae karena,,,,” kutajamkan penglihatanku “Mianhae karena menertawaimu hahahah” kudengar dia tertawa segera kukejar Yeppa yang sedang lari masuk rumah seperti anak TK yang sedang bermain kejar2an, tapi kami berhenti saat melihat Yoona unnie.

“Unnie,,, aku pasti akan sangat merindukanmu” kataku mendekati unnie dan memeluknya, dia membalas pelukanku.

Lalu kulepaskan pelukanku, kulihat Yeppa mengambil koperku dan mengangkatnya.“Oppa,,, apa kau mengusirku” kataku padanya, tapi dia malah mendekatiku

“Dasar kau ini, uhh” katanya dan mengacak rambutku hingga berantakan.

“Oeh,, oppa geumanhae!, lihat rambutku jadi berantakan seperti ini kan, uhh dasar” kataku lagi lalu menatapnya dalam, berat rasanya meninggalkan rumah ini, rumah yang sangat nyaman dan penuh dengan kenangan.

Author pov

Dari bawah orang tua mereka melihat kedekatan anak2 mereka, dan hanya tersenyum satu sama lain.

“Jieun palli, nanti Jimin takut ditinggal sendiri dirumah” kata oemma Jieun

“Ne,, Oemma” balas Jieun.

“Kenapa dia tidak ikut kesini?” tanya oemma Yesung

“Tadinya dia mau ikut, tapi karena appanya membelikan dia psp yang baru, eh malah dia tidak mau ikut karena ingin mencoba pspnya itu, dasar anak2” jelas oemma JIeun lagi lalu tertawa

“Yesung juga suka main game, kalau sudah di depan tv dan main game, dia akan lupa waktu padahalkan dia sudah besar begitu” kata oemma Yesung

“Oemma aku mendengarnya, ichh” desis Yesung dan membuat semua orang tertawa

“hahah, kalau begitu kapan2 datanglah kerumah dan main bersama Jimin, ne” ajak oemma Jieun dengan senyumnya itu.

“Ne,, ahjumma pasti” kata yesung melirik Jieun

“Kamu juga sering2 main kerumah, ne!” kata oemma Jieun lagi saat melihat Yoona yang hanya melihat kedekatan kedua keluarga ini.

“Ne,,, ahjumma” balas Yoona ramah

“Oeh,,, aigoo pasti sangat menyenangkan jika kita bisa berkumpul seperti ini lagi” kata appa Yesung pada appa dan oemma Jieun.

“Ye,, kajja Jieun” jawab pasangan suami istri itu.

“Ne,, oemma,” kata jieun saat diluar sebelum masuk dalam mobil Jieun berpamitan pada mereka

“Ahjumma hemm gomawo sudah menganggapku sebagai anakmu saat aku tinggal disini” kata Jieun memeluk ahjummanya itu

“Ne,,, kamu juga sering2 mampir kesini, arasso?” balas oemma Yesung lalu mencium pipi Jieun.

“Ne ahjumma, ahjussi aku pergi dulu, unnie pai pai,,” kata Jieun masuk mobil tanpa melihat Yesung

Yesung pov

Kulihat Jieun berpamitan pada oemma, appa dan Yonna, dan yang terakhir pasti aku, tapi saat kulihat dia tidak menghiraukanku dan masuk kemobil aku mulai kesal.

“Mwo dia tidak berpamitan denganku, dasar yeoja itu” gerutuku tapi saat kulihat membuka kaca mobil dan berteriak.

“Oppa aku pergi dulu pai pai,,, belajar yang baik, ne!” katanya sambil tersenyum dan mobil yang membawanya melejit dengan cepat berlalu dihalaman rumah dan menghilang saat melewati pagar.

“Pai,,, pai,,, changi, aku akan merindukanmu” kataku lirih saat kurasa semua orang sudah masuk, tapi saat kubalikkan badan ternyata Yoona juga masih berada dibelakang, dia melihatku dan tersenyum.

“Kajja oppa masuklah, ahjumma menyuruhku memanggilmu karena dari tadi kau belum masuk2 juga” katanya padaku ternyata dia sudah masuk dari tadi, dan keluar kembali utuk menyuruhku masuk, karena udara diluar sangat dingin.

Yoona pov

“Kajja oppa masuklah, ahjumma menyuruhku memanggilmu karena dari tadi kau belum masuk2 juga” bohongku padanya kata2 itu tiba2 terlintas dibenakku, kata2 Yeppa menyebut Jieun dengan change, meskipun sudah lama aku mencoba melupakannya tapi rasa sakit itu tetap saja masih ada.

“Wae,,, princess charming?? Kenapa kau tidak ikut masuk?” kata Yeppa padaku yang hanya terdiam.

“Palli masuklah,, diluar sangat dingin” katanya lagi.

“Ne,, oppa” jawabku dan masuk bersamanya.

Author pov

Setibanya dirumah barunya, Jieun sangat senang tapi sedih juga, setelah sekian lama satu bersama mereka akhirnya harus terpisah secepat ini, rumah itu tidak kalah besar dengan rumah keluarga Kim, dan bahkan interior dan arsiteknyanya lebih menarik dan mewah jika dibandingkan dengan rumah2 yang berada didaerah itu. (cukup bahas rumahnya^^)

Setibanya didepan kamarnya, oemmanya pun membuka pintu dan menemani purtinya itu masuk kedalam sebuah kamar yang didesain dengan indah.

“Bagaimana changi apa kau suka??” tanya oemmanya.
“Ne, oemma neomu neomu jhoaeyo, gomawo” kata Jieun lalu memeluk oemmanya.

“Ceonma changi, ya sudah kamu istirahat sekarang ne,” kata oemmanya.

“Ne, oemma” balas Jieun, lalu eommanya keluar dan menutup pintunya.

Sementara itu saat Yesung sedang belajar, ia merasa tidak konsent karena kepikiran Jieun terus, padahalkan baru berapa saat yang lalu Jieun pergi dia sudah merasakan rindu yang amat besar. (jiaahh yeppa belajar dulu tuh, baru ketemuan lagi hehhe ^^)

Karena sudah tidak tahan akhirnya Yesung meraih ponselnya dan mencari nomor Jieun. My Gongju itu lah nama kontak Jieun di ponselnya

To : My Gongju

Jieun apa kau sudah sampai dirumah barumu itu, oeh?

Saat sudah selesai mandi Jieun mendengar ponselnya bordering dan melihatnya.

“Mr. Clouds,, ichh apa dia tidak belajar untuk ujian besok? Dasar
namja ini” gerutunya saat membaca pesan dari Yesung.

To : Mr. Clouds

Huum,,, wae?? Oppa apa kau tidak belajar??, bisa2nya kau sesantai itu

“Oeh,, dasar yeoja ini, benar2 membuatku bisa gila” kata yesung saat membaca balasan pesannya dari Jieun, iapun membalasnya lagi.

To : My Gongju

Yaakk aku kan pintar, jadi pasti aku kan lulus dengan nilai terbaik, lihat saja nanti

“Dret,,, Dret,,, Dret,,,” ponselnya kini hanya bergetar saja “Aisss,,,” desisnya

To : Mr. Clouds

Dasar namja sombong, buktikan kalau begitu, jangan sampai Kyu atau Unnie mengalahkanmu, arasso?? ya sudah aku lelah, aku tidur dulu, ne? Oppa fighting…

“he,, he,, selamat malam changi” kata Yesung dengan senyum diwajahnya itu setelah membaca pesan dari yeoja yang sangat dicintainya itu, dan kembali bersemangat.
_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_*_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_

2 bulan kemudian

TBC
Mianhae kalau amburadul
Gomawo sudah baca,,Hrap RCL

6 thoughts on “*I Miss You* (Part 9)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s