*I Miss You* (Part 5)

 

IMY5

Cast :
Song Ji Eun
Kim Jong Woon
Cho Kyuhyun
Im Yoon Ah
And Other cast

Genre : Romantic, Sad, and Friendship.

Author : Indharkyuyeppa

Annyeong ini ff pertama saya, mianhae kalau amburadul, gak nyambung dan ceritanya membosankan. Saran dan kritik anda psti sangat bermanfaat untuk pemula seperti saya.
_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_
_,_,_,_,_+’_+’_+’_+*+_’+_’+_’+_,_,_,_,_,_

Happy Reading

Jieun pov

Kulihat Yeppa sudah hilang dari pandanganku, aku hanya bisa tersenyum, apa ini hanya mimpi sejak tadi dia selalu tersenyum, dan senyumannya itu membuat jantungku merasa berdegup lebih kencang, aku hanya bisa tersenyum sendiri melihat tingkahku ini.

Kulirik jam tanganku dan ternyata sudah cukup larut, kuputuskan untuk mengakhiri curhatanku pada langit malam ini dan masuk kedalam rumah, namun saat kulewati kamar Yoonnie aku mendengar suara isakan.

“Weoyo,,, apa itu suara unnie?” tanyaku dalam hati penuh rasa penasaran, dan kucoba melihat kedalam, karena pintunya terbuka, saat mataku berusaha mencari keberadaan unnie disegala penjuru didalam kamarnya dan akhirnya kutemukan dia berada di balik tempat tidur tidurnya, mataku terbelalak melihat namja yang sedang memeluk unnie.

Rasanya perih, kenapa aku bisa merasa sesakit ini bila melihat Yeppa bersama yeoja lain, meskipun aku tau kalau yeoja itu bukanlah orang lain melainkan Yoona unnie tapi rasanya tetap saja sesakit ini.

“Apa yang terjadi padaku??” gerutu ku dalam hati sambil membekab mulutku karena tak tahan melihat mereka hingga aku menangis, hingga akhirnya aku pergi kekamarku dengan cepat, dan kututup pintu dan rasanya kakiku sudah tidak bisa menahan tubuhku lagi dan akhirnya jatuh tertunduk.

Yesung pov

Setelah kulihat Yoona sudah agak baikan, akupun menuntunnya naik ketempat tidur dan kuselimuti dia, mungkin karena kelelahan dia tidak bisa mengatakan apapun.

“Oppa keluar sekarang, ne?” kataku padanya, kulihat dia hanya mengangguk dan aku tersenyum lalu kumatikan lampu dimejanya dan keluar dari kamar Yoona, namun saat sebelum aku menutup pintu sepertinya aku melihat Jieun dengan wajah yang tak seceria tadi.

Saat tiba didepan kamarnya, aku sudah tidak mendengarkan suara lagi, mungkin tadi aku hanya salah liat, atau mungkin saja akspresinya seperti itu jika dia sedang mengantuk.

“Aigoo,,, yeoja itu benar2 sudah membuatku geli bila memikirkannya” gumanku dalam hati.

_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_*_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_

Keesoakan harinya

Author pov

Semua penghuni rumah keluarga Kim sudah berada dimeja, kecuali satu orang yaitu Jieun. Semua merasa heran karena tidak biasanya dia terlambat seperti itu.

“Changi,,, Yoona,,, Jieun mana tidak biasanya dia telat turun untuk sarapan??“ tanya oemmanya.

“Molla oemma (ahjumma)” kata mereka berdua bersamaan.

“Aiissh,,, dasar yeoja itu benar2 aneh, apa sampe segitunya, setelah berdua denganku semalam dia sampai2 tertidur dengan lelap dan lupa bangun” fikir Yesung yang hanya tersenyum.

Yoona yang menatapnya dari tadi sudah menerka2 apa yang dipikirkan oleh namja yang sangat ia cintai itu.

Jieun pov

Dipagi hari yang cerah dikamar Jieun

“Aigoo kenapa badanku terasa pegal2 seperti ini,?, oeh, kenapa aku bisa tidur disini?” kataku mencoba mengingat apa yang terjadi semalam.

“Aisshh,,, pabo,,, pabo,,, paboya,,,” kataku mencaci maki diriku sendiri saat sudah mengingat semalam, karena kelelahan menangis sampai2 aku tertidur dilantai depan pintu kamarku sendiri. Ahhh apa sesakit itu hingga aku tidak bisa melawan perasaanku sendiri dan menahan untuk meneteskan air mata.

Lalu aku berdiri dan melihat jam dimeja, aku pun dengan cepat mandi dan siap2 kesekolah karena ternyata aku sudah terlambat bangun. Setelah mondar mandir dikamar mengambil ini, itu dan kumasukkan kedalam tas ranselku, akupun turun dan kulihat mereka sedang sarapan.

“Bagaimana ini, apa aku kesana atau segera pergi saja, aisss Jieun tenang semua pasti baik2 saja” ucapku mencoba menenangkan diriku sendiri dan masuk keruang makan. Kulihat ahjummaku sedang menatap kearahku.

“Mianhae,,, aku telat” kataku sambil membungkukkan badan ku.

“Gwancanha,,, Yesung dan Yoona juga baru makan, ayo duduk sarapan dulu” kata ahjumma padaku tapi aku sudah berniat untuk berangkat duluan tanpa sarapan dulu karena aku enggan bertatap muka dengan Yeppa.

“Mianhae,,, ahjumma aku tidak lapar, dan aku harus buru2 kesekolah” jelasku berbohong, mianhae ahjumma aku bohong padamu agar tidak melihat Yeppa anakmu itu yang selalu membuatku gugup.

“Mwo,,,??” kata ahjumma terkejut.

Yesung pov

Kulirik Jieun yang tanpak sedang grogi untuk masuk, dan aku hanya tersenyum, tanpa melihatnya saat sudah beradu argumentasi dengan oemmaku.

“Mianhae,,, ahjumma aku tidak lapar, dan aku harus buru2 kesekolah” kudengar dia mengatakan itu, dan dengan cepat aku melahap habis roti yang dipiringku dan minum. Lalu berdiri dan mengambil tas dan kunci mobilku.

“Mwo,,,??” kudengar oemma sedikit terkejut saat menolehku

“Kajja,,, kita berangkat, oemma aku berangkat duluan” ucapku sambil kuraih tangan Jieun dan menariknya dan dia sepertinya terkejut.

“Oeh,,,” desahnya.

Author pov

Dengan cepat mereka berdua berlalu, dan membuat oemma dan appanya kaget melihat tingkah Yesung seperti itu, dan yang
yeoja yang lebih terkejut lagi itu adalah Yoona.

“Oppa,,, apa kau mau meninggalkanku sendiri?” katanya dalam hati

“Yeobo,,, anakmu itu kenapa??” tanya appa Yesung

“Molla,,,” jawabnya “ Yoona kamu diantar ahjussi saja, ne?” kata ahjummanya, saat itu Yoona merasa benar2 sudah jauh dari sisi
Yesung.

“Ne,, ahjumma” jawab Yoona lalu menghabiskan sarapannya.

Sementara itu diluar Yesung dan Jieun masih belum berangkat,
Jieun semakin merasa canggung melihat sikap Yesung padanya, pertanyaan diotaknya semakin menumpuk.

“Apa yang terjadi padanya?, kenapa?, bagaimana bisa dia melakukan semua ini?” katanya dalam hati.

Yesung pov

Kutarik tangannya saat sampai diluar rumah kulihat raut wajahnya semerah itu, hahaha yeoja kecil ini benar2 membuatku selalu tersenyum, dia hanya diam mematung entah memikirkan apa saat didepan mobilku.

Tanpa kuperdulikan dia akupun masuk kemobil, saat kutunggu beberapa saat dia belum juga bergerak, dan saat kulihat dibalik kaca dia malah memegang wajahnya, aisss dasar yeoja aneh.

“Yaakk,,, Song Ji Eun, palli masuk kemobil, katanya kau buru2 kesekolah, aku juga sedang buru2 tau ada rapat osis, apa kau mau aku terlambat oeh?” bohongku padanya.

Jieun pov

Ahh aku benar2 mimpi, kucubit pipi ku appo,,, sakit, tadi Yeppa menarikku dan menyuruhku masuk mobilnya dan hanya berdua dengannya, lalu kudengar dia berteriak.

“Yaakk,,, Song Ji Eun, palli masuk kemobil, katanya kau buru2 kesekolah, aku jug sedang buru2 tau ada rapat osis, apa kau mau aku terlambat oeh?” katanya keras dan membuat lamunanku buyar.

“Oehh,, ne” jawabku dan masuk kemobilnya itu, dengan cepat diapun keluar dari halaman dan menuju jalan raya.

“Jieun weo,,,?, jangan2 kau berpikir aku sengaja ingin berdua denganmu oeh,, dasar kau ini?” katanya padaku

“Aniyo,,,” langsung saja kujawab dengan terbata2 dan itu membuatku merasa gugup lagi, “aiishhh pasti sekarang wajahku sudah semerah tomat, pabo,,pabo” kataku yang dari tadi hanya bisa mencacimaki diriku sendiri.

Author pov

Didalam perjalanan mereka hanya diam, hening, seringkali Jieun mencoba melirik Yesung tapi takut ketahuan ia tidak berani lama2 menatapnya. Selain itu hari ini Yesung juga membuat semua orang dirumahnya merasa heran karena perubahan sikap dinginnya selama ini.

Flashback

Beberapa hari yang lalu saat Yesung menolong Jieun dari kejahatan Hara , dia kesungai han yang tenang itu, yang ada dipikirkannya hanyalah Jieun , yeoja itu sungguh bisa membuat jantungnya berdegup kencang, dia jatuh cinta pada yeoja itu tapi dia juga tidak mau terlalu cepat mengatakannya sebelum dia benar2 bisa memastikan kalau Jieun, yeoja yang sangat dia sayangi itu juga menyukainya hanya demi menjaga imagenya yang super cool. (dasar Yeppa cloud, masih saja memikirkan imagenya, heheh)

“Dia memanggilku OPPA yeahhh, aku harus cari tau apa dia juga menyukaiku” kata Yesung penuh dengan semangat saat mengingat Jieun.

Flashback end

Dari tadi Jieun selalu mencoba untuk melihat Yesung, dan kali ini ia berhasil memandangnya tanpa sepengetahuan Yesung, tapi sebenarnya…

Yesung pov

“Jangan memandang wajahku terus, nanti kau tidak bisa tidur, arasso?” kataku padanya saat kulihat dia memandang dan bahkan beberapa kali kulihat dia mencoba melirikku, dan dia dengan cepat mengalihkan pandangannya aku hanya tersenyum dibuatnya.

Meskipun sebenarnya aku sangat bahagia karena sikapnya itu, andaikan saja aku bisa mengatakannya sekarang tapi itu masih terlalu cepat.

“Omo,,, aku baru sadar, unnie mana?, apa kita meninggalkannya? Oeh,, ottokkhe?? Kulihat dia sangat panik, dan aku pun memegang tangannya.

“Gwancanha,,, dia berangkat dengan appa, jdi kau tidak usah khwatir seperti itu!” jelasku mencoba untuk menenangkannya, dan ternyata dia benar2 diam apa karena kata2 ku atau karena aku menggenggam tangannya.

Jieun pov

“Omo,,,” kataku dalam hati, namja ini memegang tanganku, dan kulihat wajahnya begitu teduh, dan membuyarkan semua keteganganku. Tuhan adaikan waktu berhenti berputar saat ini pasti aku akan sangat bahagia bisa berdua terus dengannya.

Author pov

Bukan hanya saat itu tapi beberapa hari ini mereka selalu berangkat berdua saja, karena tiba2 Yoona harus pulang kerumahnya karena oemmanya sakit. Dan saat oemmanya dirumah sakit Yoona sangat mengharapkan kehadiran Yesung untuk menyemangatinya, namun semua itu tidak mungkin karena dia sadar kalau dia bukan siapa2 yesung.

Yoona pov

“Oppa,,, bogoshiposo” gumanku, saat kulihat oemmaku sudah tertidur, aku pun mencoba tersenyum dan duduk disebelahnya sambil memegang tangan yang sudah merawat dan membesarkanku ini.

Author pov

Semakin hari Yesung dan Jieun semakin akrab saja, bahkan Yesung selalu sumringah karena lelucon dari Jieun bukan hanya itu mereka berdua juga sering bermain game bersama.

Oemmanya yang melihat kedekatan mereka hanya bisa tersenyum, setelah sekian lama akhirnya anak semata wayangnya itu akhirnya bisa tertawa lepas dan bercanda lagi sejak tiga tahun silam.

Flashback

“Andwe,,, Sulli-ahh kau harus bangun, oeh,, jebal changi,,,!!, hiks,,, hiks,,, hiks,,, jangan tinggalkan aku seperti ini, oppa janji akan terus menjagamu, oppa janji tidak akan telat lagi, oppa janji, oeh, Sulli-ahh banguuun,,,” teriak Yesung yang memecah kesunyian diruangan itu “jebal,,, hiks,,, hiks,,, mianhae” katanya lirih dan terus memegang tangan Sulli sambil menangis tersedu2 dengan pakain yang penuh darah Sulli.

Sulli adalah yeojachingunya saat SMP dulu, karena sebuah kecelakaan akhirnya nyawa Sulli terenggut dengan seketika, dan sejak saat itu Yesung merasa terus bersalah karena dia tidak bisa datang dengan tepat waktu untuk menemui Sulli, dan akhirnya Sulli pergi dan kecelakaan itupun terjadi tepat didepan matanya sendiri.

Sejak kejadian itu yesung tak pernah ceria lagi, bahkan saat Hara menjadi yeojachingunya tetap saja dia tidak bahagia dan bisa melupakan Sulli hingga akhirnya baru beberapa hari pacaran diapun minta putus.

Flashback end

“Aigoo, kau menang lagi, kenapa kau bisa sehebat ini, oeh?” tanya Yesung meratapi kekelahananya dengan memasang wajah kesalnya.

“Ha,, ha,, ha,, yeahh,, kau kalah lagi oppa,, upsss” kata Jieun lalu membekab mulutnya.

Jieun pov

Kulawan Yeppa tanding game, dan akhirnya aku yang menang, sangat jelas kulihat wajah kesalnya dan itu sangat lucu.

“Ha,, ha,, ha,, yeahh,, kau kalah lagi opp,, upsss” kataku lalu membekab mulutku sendiri “uppss keceplosan” gumanku, tapi kulihat dia tidak bereaksi syukurlah kalau dia tidak mendengarnya.

“Aku memang sering main dengan dongsaengku dirumah, jadi kalau games seperti ini bagiku sangat gampang” jelasku dan dia semakin kesal, hahaha lucu sekali mukanya.

Yesung pov

Hufft aku kalah lagi aku sedikit kesal tapi setelah mendengar dia keceplosan memanggilku dengan sebutan OPPA kesalku tiba2 hilang, ingin rasanya melototinya agar muka tomatnya muncul namun kuurungkan niat itu dan tetap terlihat kesal.

_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_*_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_

Author pov

Saat malam semakin larut tapi Jieun maupun Yesung belum juga bisa tertidur, dan akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dan menghirup udara segar dibalkon rumah, meskipun sebenarnya mereka tidak janjian tapi secara bersamaan mereka keluar dari pintu dan saling memandang…

Gugup…

TBC

Mianhae yah kalau amburadul,,,
Gomawo sudah baca,,,di RCL Ne

5 thoughts on “*I Miss You* (Part 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s