HOUSE LIVE (Part 5)

 

HL5

 

Cast:

 Lee Sungmin

Han Minji

Choi Siwon

Jung Soo Kyung

 

 

Genre : Romance, Comedy, Sad

 Author :  Minzy

 

Happy Reading !!

Dengan terburu-buru minji memakai pakaiannya lalu bergegas membukakan pintu untuk sungmin yang sudah mengetuk pintu dengan keras, sepertinya ia sangat marah.Minji membuka pintu dan sungminpun masuk kedalam rumahnya dan betapa terkejutnya ia saat ia melihat banyak barang-barang yang mengisi rumahnya yang kosong itu.

“Sepertinya aku mengenalmu.. kau mengapa kau bisa disini hah!!”

kesal sungmin.

“aku bisa menjelaskannya sungguh..”

takut minji yang terus di dekati sungmin dengan perasaan marahnya.

“lalu barang-barang ini, kenapa bisa disini?”

“itu.. itu.. barang dari ayah dan ibumu..”

“apaaa!! ayah dan ibu?”

“mereka yang memberikan ini semua padaku..”

“bagaimana kau bisa ada disini? tanpa seizinku kau menempati rumah ini!!”

kemarahannya menjadi-jadi ia melemparkan seluruh barang-barang dan membuat minji semakin takut.

“maafkan aku , ini semua ada penjelasannya..”

“apa yang bisa kau jelaskan hah!! sekarang juga kau pergi dari sini!!”

usir sungmin.

“aku bisa menjelaskannya.. aku tidak bisa pergi kumohon maafkan aku sungmin-ssi..”

mohon minji .

“pergi!”

karena tidak sabar iapun menarik tangan minji dan memaksanya keluar , karena minji menahan dirinya akhirnya sungmin mengangkat tubuh minji hingga keluar rumah .

“aaaa… Tolong aku , sungmin-ssi aku bisa menjelaskannya kumohon hentikaaannn.”

teriak minji histeris.

 

sungmin tak perduli dengan teriakannya itu namun saat ia keluar pintu tiba-tiba sungmin dan minji terdiam, yang membuat mereka terdiam adalah karena kehadiran Soo Kyung yang secara tiba-tiba muncul didepan rumah dan melihat aksi mereka berdua.

“sepertinya aku mengganggu kalian..”

kecewa Soo Kyung.

“ahh tidak Soo Kyung-ssi.. ”

panik sungmin ia menurunkan minji dan mereka merapikan pakaian mereka akibat perang tadi.

“Soo Kyung Hai..”

sapa minji sok bersahabat, Sungmin menoleh kearah minji dan sepertinya ada yang tidak beres juga antara minji dan soo kyung.

“Aku bisa menjelaskan ini, tunggu sebentar ya..”

kata sungmin, iapun menarik minji masuk kedalam dan menutup pintunya.

“apa dia tahu kau disini,kau mengenalnya? dia mengenalmu?”

tanya sungmin bertubi-tubi.

“aku kan sudah bilang aku punya penjelasan atas semua ini.”

“aishhh wanita gila ini..”

sungmin sangat bingung dan pusing , ia merasa kepalanya mau pecah dan ia tidak tahu harus berbuat apa.

 

***

 

Malam ini minji membawakan secangkir kopi hangat untuk sungmin yang sedari tadi sore terus duduk di teras depan rumah yang menghadap ke arah bukit . malam ini begitu dingin namun tak menghalangi bintang-bintang yang menerangi dan menghiasi langit malam,

 

“pagi setelah kita bertemu, ada musibah yang menimpaku.. aku dipecat dari pekerjaanku dan pemilik rumah sewa apartementku itu ia mengusirku karena tunggakan biaya sewa yang belum kubayar.. saat itu aku tidak tahu harus berbuat apa lagi aku tidak punya uang dan rumah untuk singgah, lalu aku datang ke sini aku ingat rumah ini yang kau ceritakan padaku , aku mencari rumah ini jauh-jauh atas usahaku .. dan secara tidak sengaja aku bertemu Soo Kyung dan juga keluargamu ..”

jelas minji.

“apa yang kau katakan pada mereka?”

tanya sungmin yang hatinya mulai mereda.

“aku bilang bahwa aku adalah calon tunanganmu..”

“apa? siapaku?”

“calon tunanganmu..”

“aishhh sudah kuduga kau wanita gila, aku harus berobat sepertinya.”

keluh sungmin.

“aku terpaksa melakukannya kupikir kau bisa membantuku dengan ini.”

“siapa namamu? nona Han minji, bahkan kita baru saja bertemu hanya beberapa jam saja, kau melakukan ini malah membunuhku .”

“aku tahu masalahmu dan.. Soo Kyung dia tampak sangat menyesal saat aku banyak membicarakanmu padanya.”

“apa saja yang kau bicarakan padanya?”

“aku bicara banyak hal tentang kau yang setia melamarku..”

“kau mengarang ini, sebenarnya kau diciptakan oleh apa.. heran sekali..”

“aku sungguh minta maaf .. kau tahu, keluargamu juga sangat bahagia akan kehadiranku..”

“tapi nyatanya kita bukan siapa-siapa!”

“tapi dengan ini kau bisa mengambil kesimpulan, kau bisa tahu bagaimana respon Soo Kyung dengan cara ini kita bisa memancingnya untuk kembali padamu.. ”

penjelasan minji membuat sungmin berpikir sejenak.

“benarkah.. ”

“tentu saja , aku tahu benar bagaimana seorang wanita , apalagi kalau dia terlihat sangat menyukaimu juga.”

“baiklah .. jika ini bisa meyakinkanku tinggalah disini dan jalani peran itu.”

kata sungmin yakin, walaupun sebenarnya ia tahu ini berbahaya tapi demi mendapatkan hati soo kyung ia rela melakukan apapun.

“eits tunggu dulu.. jika kita anggap ini adalah kerjasama maka harus ada bayarannya.. anggap saja kau memberikan pekerjaan untukku.”

“kau sudah tinggal dirumah ini dan minta dibayar keterlaluan..”

“melakukan drama itu yang melelahkan kau tahu demi ini aku harus membohongi banyak orang, jadi itu semua ada bayarannya!”

elak minji, ia memang pandai berargumentasi.

“Drama , hei wanita awal mula drama ini terjadi karena kau sendiri yang buat!! baiklah berapa yang kau minta.”

“hm…. 500 ribu won..”

pinta minji.

“500 ribu won untuk hal semudah itu ? terlalu mahal.”

“aishh kau ini pelit sekali !! ”

“200 ribu won itu cukup”

tawar sungmin.

“300 ribu won jika tidak mau maka aku pergi.”

“250 ribu won jika kau tidak mau pergi saja..”

kata sungmin tidak perduli.

“aishhh baik-baik 250 ribu won!”

“satu lagi selain kau memiliki peran itu, kau juga bertugas menjadi pembantu rumah tangga disini! memasak, merapikan rumah, mencuci semuanya.”

“apa??? ”

minji terkejut dengan semua itu.

“jika tidak mau ya sudah pergi saja sana.”

“ahhh baik baik tapi jika sesuatu yang buruk terjadi kau jangan protes mengerti!!”

sahut minji mengingat ia tak pandai memasak dan melakukan hal dengan benar, bahkan mengurus dirinya sendiri saja ia tidak bisa.

 

***

Pagi ini Soo Kyung tampak sedang menunggu seseorang di restaurant favourite, dan benar saja 5 menit kemudian orang yang ia tunggu akhirnya tiba Choi Siwon telah kembali dari seoul setelah 2 bulan lalu tidak menampakkan diri didepan kedua sahabatnya itu.

 

“sudah sangat lama oppa, akhirnya kau muncul juga..”

senang Soo Kyung, yang lelah menunggunya.

“aku hanya tidak muncul selama 2 bulan tentunya tidak selama waktu aku pergi wamil bukan.”

kata Siwon lalu duduk didepan soo kyung .

“begitulah kau.. hanya membandingkan saja, padahal tidak tahu siapa yang sedari lama menunggu.”

“mana sungmin? apa dia juga akan kemari?”

“hm.. dia akan datang dengan tunangannya..”

“tunangan? hm… dia tidak bilang padaku soal ini,”

heran siwon lalu muculah sungmin pagi ini bersama Minji dibelakangnya dan sepertinya drama itu akan dimulai pada hari ini juga.

“Siwon-ssi lama tak bertemu..”

sapa sungmin saat bertemu dengan sahabatnya itu , dan minji saking terkejutnya ia melihat siwon iapun menjauh dan membelakangi mereka. ya, siwon adalah orang yang pernah bertemu dengan minji sebelumnya dan tak disangka ternyata kini mereka kembali bertemu.

“(mati aku.. aishh mengapa dunia ini sempit sekali seakan aku tidak punya ruang untuk mengenal orang lebih banyak.)”

kesal minji dalam hatinya.

“mana wanita yang telah merebut hatimu itu?”

tanya siwon pada sungmin .

“oh.. tentu saja dia disini.”

sungmin melihat kearah minji yang masih menjauh dan membelakangi mereka ia lalu menghampiri minji dan membawanya kehadapan Soo Kyung dan Siwon. perlahan minjipun memnunjukkan wajahnya itu dan pasrah akan apa yang terjadi dan benar saja siwon tampak terkejut saat melihat minji karena mereka memang pernah bertemu sebelumnya disaat yang tidak terduga.

“kau, sepertinya kita pernah bertemu kan?”

tanya siwon mengingat-ingat kejadian itu memang tidak pernah ia lupakan .

“hai..”

sapa minji sambil tersenyum malu.

“kalian pernah bertemu sebelumnya.?”

tanya sungmin.

“ahh iya waktu itu diseoul kami pernah berpapasan, dia menolongku dari beberapa pencopet yang mengambil tasku oh iya waktu itu aku tidak sempat mengucapkan terimakasih, terimakasih ya karena kau telah menolongku.”

karang  minji yang meraih tangan siwon untuk bersalaman.

“oh tentu saja..”

jawab siwon, iapun berpura-pura bahwa kata-kata minji itu benar padahal kejadiannya sama sekali tidak benar.

“dunia itu memang sangat sempit ya.”

seru Soo Kyung tersenyum. sungmin dan minji lalu duduk dan beberapa pelayan restaurant menyiapkan makanan yang mereka pesan pagi ini.

bahkan disaat makanpun siwon tampak melihat minji dan tersenyum sendiri ketika melihat kejadian yang pernah mereka alami, dan minji saat ia tahu siwon memperhatikannya ia malah mengalihkan penglihatannya kepemandangan sekitar.

“bisa kalian tunggu sebentar ada hal yang ingin kubicarakan dengan sungmin oppa.”

pinta Soo Kyung setelah mereka semua selesai dengan makanan penutup mereka.

“tentu saja.”

jawab siwon , sungmin yang tidak tahu apa yang ingin dibicarakan hanya mengikutrinya saja ia dan soo kyungpun pergi menjauh kemeja yang lainnya,dan kini hanya tinggal minji dan siwon saja.

“Jika aku tahu kau adalah tunangan sungmin maka aku akan menerimamu bekerja ditempatku waktu itu.”

siwon mengingat masa itu dan menyesal.

“ah, ceritanya sangat panjang.. lupakan saja oh iya siapa namamu?”

jawab minji salah tingkah.

“aku Choi Siwon kau bisa memanggilku siwon.. ”

“aku Han Minji biasa Dipanggil Minji ”

minji menjabat tangan siwon dan seketika suasana itu berubah menjadi hangat.

“bagaimana kau bisa bertemu dengannya?”

tanya siwon penasaran.

“malam itu di bar ”

jawab minji polos.

“bar? ”

siwon semakin bertanya-tanya karena sungmin sahabatnya tidak terlalu suka Bar.

“lupakan saja.. ngomong-ngomong aku minta maaf atas kejadian waktu itu, dan akan lebih baik jika kau merahasiakannya oke?”

“itu hal yang mudah, ”

siwon tampak senang sekali saat bertemu kembali dengan minji.

 

***

“aku hanya ingin bilang bahwa aku akan mengatakan hal yang sebenarnya pada siwon oppa sekarang.”

kata Soo Kyung pada sungmin di meja yang lain.

“katakan apa? bahwa kau sangat mencintainya?”

nampaknya sungmin sudah menduganya dan ia hampir saja putus asa.

“seperti apa yang aku katakan padamu sebelumnya oppa, aku akan mengatakan apa yang seharusnya aku katakan sejak lama padanya.”

“lalu apa pentingnya kau memberitahu ini padaku?”

“aku harap kau mengerti aku oppa saat ini aku membutuhkan dukungan darimu.”

“aku mengerti, baiklah semoga kau berhasil.”

sungmin sangat kecewa soo kyung berkata separti itu padanya. iapun bangun dari duduknya dan pergi menemui minji dan siwon.

 

***

“Minji-ssi waktunya kita pergi sekarang.”

ajak sungmin saat ia tiba diantara minji dan siwon yang asyik mengobrol.

“oh, cepat sekali apa bicaranya sudah selesai?”

heran minji.

“ayo..”

sungmin menarik tangan minji dan pergi dari retaurant itu tanpa berpamitan lagi dengan siwon dan juga soo kyung dan dari raut wajah sungmin minji sangat tahu apa yang terjadi, tanpa bicara lagi iapun mengikuti apa kemauan sungmin.

“apa yang terjadi?”

tanya siwon pada soo kyung yang tiba dan duduk didepannya.

“tidak ada apa-apa .. ”

jawab soo kyung tersenyum simpul.

“oppa ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu juga..”

soo kyung memulai pembicaraannya.

“apa itu? katakan saja.”

sahut siwon santai.

“aku harap kau bisa mendengarkanku oppa, aku benar-benar tidak bisa menahan hatiku lagi sekarang dan kata ini adalah kata yang sudah sejak lama ingin kukatakan padamu.. ”

“baik katakan saja…”

“aku.. mencintaimu oppa jika kau bertanya sejak kapan, maka aku akan menjawab sejak dulu. aku selalu menunggumu dan berusaha menahan rasa ini hingga tiba pada waktunya oppa , sekarang aku ingin tahu bagaimana perasaanmu padaku.”

jelas soo kyung, mendengar itu tampaknya siwon tidak ada respon apapun ia malah tersenyum simpul pada soo kyung.

“Soo Kyung-ssi..maaf selama ini aku hanya menganggapmu sebagai adikku , kau sahabat yang telah kuanggap sebagai adikku sendiri. ”

jawab siwon mulai serius.

“mengapa? tidak bisakah kau menganggapku lebih dari seorang adik?”

“tidak.. sejak dulu hingga sekarang perasaan itu tidak pernah berubah. Soo Kyung yang sekarang tetaplah Soo Kyung yang dulu .”

“begitukah? baik sekarang aku tahu , terimakasih atas apa yang telah kau berikan padaku selama ini oppa.. ”

“apa yang telah aku berikan hanyalah karena kau telah kuanggap sebagai adikku dan itu adalah wajar, kuharap kau lebih mengerti bagaimana aku soo kyung-ssi.. ”

kata siwon lembut , tiba-tiba Handphone siwon berbunyi ia mengangkat panggilan telepon yang berasal dari assistantnya karena banyak sekali urusan pekerjaan yang harus ia selesaikan iapun berusaha berpamitan pada soo kyung.

“Soo kyung-ssi maaf tapi aku harus pergi sekarang, ada urusan penting yang harus kuselesaikan .”

pamit siwon .

“baiklah oppa ..”

jawab Soo kyung kecewa , tanpa perduli siwon lalu pergi meninggalkan Soo Kyung. Soo Kyung perlahan meneteskan air matanya dan menyesali perbuatannya itu.

“(mengapa seperti ini.. Soo Kyung-ssi kau bodoh kau menyia-nyiakan semuanya ini.. aku tahu sekarang aku bukanlah soo kyung yang dulu dan aku akan merebut apa yang seharusnya menjadi milikku sekarang . seperti yang kurencanakan semula aku akan merebut orang yang berul-betul mencintaiku, Sungmin oppa aku akan kembali padamu bahkan jika aku harus merebutmu dari Minji.. Soo Kyung-ssi kau harus merebut apa yang menjadi milikmu cintamu dan semuanya..)”

kesal Soo Kyung dalam hatinya.

 

apapun itu soo kyung sekarang telah menjadi soo kyung yang baru dan ia akan kembali pada Sungmin bagaimanapun caranya, walaupun yang ia tahu sungmin telah memiliki tunangan yaitu minji.

 

***

Sungmin menghentikan mobilnya tepat didepan rumah dengan rem mendadak sedari tadi diperjalanan mereka hanya diam saja dan itu membuat minji tahu bahwa sesuatu pasti terjadi pada sungmin.

“kau baik-baik saja?”

khawatir minji.

“ya.. tadinya aku merasa baik.”

jawab sungmin datar.

“jika kau punya masalah kau bisa menceritakannya padaku , mungkin saja aku bisa membantu mencarikan jalan keluarnya.”

“pergilah .. ”

kata sungmin dingin, minji berfikir bahwa belum saatnya ia bercerita minjipun keluar dari mobil dan masuk kerumah itu sedangkan sungmin melajukan mobilnya tepat kerumah keluarganya.

 

***

Dirumah keluarga Lee semua tampak sibuk diruang keluarga semua membicarakan tentang pesta pertunangan  dan juga pernikaha untuk putra satu-satunya yaitu sungmin.saat itu pula sungmin tiba dan semua menanyakan banyak hal pada sungmin yang membuat sungmin sakit kepala.

“sungmin, kau datang juga kemana minji mengapa kau tidak membawanya kesini?”

tanya ibu menghampiri sungmin dan menyuruhnya untuk duduk bersama mereka.

“tidak bu, saat ini ia sedang ingin sendiri disana.”

jawab sungmin tidak bersemangat.

“aigoo meskipun begitu kau harus menghiburnya dan membawanya kemari, dia pasti semakin bosan berada disana sendirian.”

khawatir nenek.

“tidak nek , dia pasti akan baik-baik saja.”

jawab sungmin dengan wajah lelah.

“kami sedang mengatur jadwal pesta pertunanganmu sungmin-ssi jika kau tidak keberatan kau bisa memilih sendiri hari yang tepat bersama kami.”

pinta ayah yang sedang duduk dan melihat kalender bersama yang lain.

“ayah, masalah itu kami belum bisa memastikannya jadi rencanakan itu lain kali oke.. aku permisi dulu aku mau istirahat sebentar.”

pamit sungmin lalu pergi kekamarnya.

“ada apa dengannya?”

heran nenek.

“entahlah mungkin anak itu sedang lelah karena bekerja sekarang.”

pikir ibu.

“kalau begitu kita harus buat kejutan menjelang pesta pertunangannya..”

usul ayah . mereka kembali berdiskusi hal pertama yang ingin mereka lakukan adalah membantu sungmin untuk merenovasi rumahnya itu menjadi rumah yang snagat bagus dan indah untuk ditempati nanti dan mereka diam-diam telah menyiapkan segalnya untuk pesta pertunangan itu juga hari yang tepat untuk merayakannya karena sesungguhnya mereka tidak tahu bahwa pertunangan itu hanyalah palsu.

 

 

TBC_

bagaimanakah kisah selanjutnya? apakah pertunangan itu akan terjadi? apakah minji dan sungmin akan tetap melanjutkan drama itu atau menghentikannya.

7 thoughts on “HOUSE LIVE (Part 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s