HOUSE LIVE (Part 2)

 

HL1B

 

Cast:

 Lee Sungmin

Han Minji

Choi Siwon

Jung Soo Kyung

 

 

Genre : Romance, Comedy, Sad

 Author :  Minzy

Happy Reading !!

***

Diluar Hotel tampaknya ia kembali bertemu dengan sungmin yang juga hendak pergi keluar.

 

“anda? kupikir anda sudah pergi sejak tadi.”

heran Minji yang berpapasan dengan sungmin.

“aku baru saja ingin kembali kepenginapan.”

jawab Sungmin.

“jadi kau tidak menginap dihotel ini?”

“hm.. aku menginap dihotel yang lain.”

“ide yang bagus..”

“kau akan pulang, mau aku antar?”

tawar sungmin, menurutnya seorang wanita pulang sendirian dimalam hari itu terlalu berbahaya.

“ah tidak usah repot-repot rumahku hanya beberapa blok dari sini jadi hanya jalan kaki saja sudah sampai.”

“berjalan kaki dimalam hari tidak buruk, penginapan ku juga tidak jauh dari hotel kalau begitu kita jalan bersama.”

ia ingin melepas penatnya dengan berjalan-jalan disekitar seoul.

“baiklah..”

Minji menyetujuinya mereka akhirnya berjalan-jalan bersama.

“Jadi siapa namamu?”

tanya Sungmin yang sejak tadi belum tahu siapa wanita yang mengobrol dengannya.

“aku Han Minji. dan kau siapa nama anda?”

“aku Lee Sungmin..”

“karena kita sudah mengenal diluar Hotel jadi aku anggap kau adalah temanku.”

“teman? ya.. terserah saja.. kau tinggal bersama orang tuamu?”

“hm.. tidak. orang tuaku sudah lama meninggal, ”

“Kau hidup sendirian diseoul?”

“dibilang sendirian ya tidak juga, menurutku semua orang hidup bersamaku disini, para tetangga dan yang lainnya . walaupun kau sendirian aku tidak pernah menganggap bahwa diriku sendirian aku punya segalanya.

“kau benar.. jika kau merasa sendirian maka jangan berfikir jika kau hidup sendirian.”

“masih banyak orang-orang yang mau menemani karena didunia ini kita memang tidak hidup sendirian bukan?”

Minji tersenyum Riang baru kali ini ia berjalan bersama pria tampan yang baru ia kenal.

ia berhenti disebuah gang kecil disana ada Beberapa anak kecil yang disebut Gelandangan minji lalu menghampiri mereka dan mengeluarkan banyak makanan didalam tasnya. setiap hari ia selalu membawa makanan dari tempat ia bekerja untuk anak-anak itu minji sangat dekat dengan anak-anak itu.

“makan yang banyak ya.. semua ini untuk kalian.”

kata Minji tersenyum.

“terimakasih kak.. ”

anak-anak itu mulai makan terlihat betul senyuman diraut wajah mereka karena Minji mereka tidak kelaparan. dan sungmin hanya terdiam diri melihat Minji yang begitu baik , merekapun melanjutkan perjalanan mereka.

“kau kenal mereka?”

“aku kenal semua orang yang ada disini.. termasuk mereka , senang rasanya bisa berbagi pada orang- orang yang membutuhkan.”

senang Minji.

perjalanan mereka berakhir disebuah apartement sederhana tempat Minji tinggal.

“aku sudah sampai , ini tempat tinggalku.. terimakasih sudah mau menemaniku berjalan kaki.”

ucap Minji.

“senang bisa mengenalmu dan berjalan-jalan disekitar seoul bersamamu.”

kata Sungmin.

“pesanku.. kau harus tetap tegar jangan karena kehilangan seseorang kau menganggap ini adalah akhir dari segalanya.. tetap semangat !!!”

Minji menyemangati Sungmin.

“terimakasih.,.”

hati Sungmin sedikit baik hari ini.

“kalau begitu pulanglah , selamat malam.”

Minji lalu masuk keapartementnya dan sungmin kembali kepenginapannya dengan wajah yang tidak lagi murung.

 

***

 

Pagi harinya Minji dikejutkan oleh suara gebrakan pintu diluar apartementnya. Pemilik apartement yang terbilang galak itu datang hendak menagih Hutang biaya sewa Apartement yang telah 4 bulan belum dibayar Minji.

“Minji aku tahu kau didalam!!!”

marah Sang pemilik apartement itu. Serontak Minji kaget dan bangun dari tidurnya .

“Gawat!!! ”

panik Minji ia mengobrak abrik isi lemari berharap ada uang didalam sana namun nihil ia tak menemukan uang untuk dibayarkan pada pemilih apartement itu.

“BRUKKK”

suara pintu kamar didobrak oleh pemilik apartement itu, pria berbadan besar disebut sebagai Big Ahjussi.

“ini sudah lewat waktu pembayaran sewa apartement. sekarang mana janjimu cepat bayarkan!!”

kata Big Ahjussi itu.

“berapa semuanya?”

tanya Minji pura-pura polos.

“semuanya adalah 500 Ribu Won. (5 juta Rupiah)”

“bagaimana bisa sebanyak itu !!”

kaget Minji.

“itu semua kesalahanmu yang sudah menunggak selama 4 bulan sekarang kau bayarkan atau kau pergi dari sini!! ”

bentak Big Ahjussi.

“kalau sekarang aku belum punya uang. berikan aku waktu satu minggu lagi .”

mohon Minji.

Big Ahjussi lalu mengambil TV 14 inc milik Minji lalu dibuang keluar Apartement melalui jendela. Tv nya hancur seketika.

“Ahjussi.. mengapa kau melakukan itu.”

“jika kau tidak ingin semua barang2 itu hancur cepat kau pergi dari sini!!! atau kau yang akan ku habisi.”

“baiklah aku akan pergi dari sini… maafkan aku ahjussi.”

mohon Minji, ia tak tahu harus berbuat apa lagi ia hanya pasrah saja karena ia tidak bisa membayar uang sewa apartement itu. ia keluar rumah setelah ia memasukkan bajunya kedalam koper dan bersiap-siap. setelah tiba diluar ia termenung duduk diatas kopernya dengan wajah memelas.

tiba-tiba handphonenya berbunyi tertanda panggilan masuk iapun mengangkat panggilan itu.

“Hallo”

jawab Minji.

“(Minji , ini aku Haeni maaf aku tidak bisa membantumu lagi minji kau dipecat dari pekerjaan.)”

“apa dipecat??”

minji sangat terkejut hari ini adalah hari terburuknya Park Haeni temannya yang selalu menyembunyikan bahwa ia selalu datang terlambat itu sangat menyesal ketika sang bos melihat absensi Minji dan begitu marah.

“Bos melihat semua absensimu.. dan ia sangat marah sebaiknya kau jangan kembali lagi kesini, aku sudah membantu mentransfer gajimu bulan ini kuharap kau bisa tegar Minji..”

Haeni menutup telponnya.

 

tak ada artinya lagi bagi Minji ia menundukkan kepala dan menangis kencang.

“mengapa kau menangis?”

tanya seorang nenek tua yang suka diam disana ia mengenal minji dengan baik. minji adalah wanita yang tidak pernah menangis disaat sulit apapun.

“pekerjaanku, rumahku.. semuanya menghilang .”

jawab Minji sambil terisak.

“kau adalah wanita yang kuat nak, aku yakin kau bisa memecahkan masalahmu sendiri.. ”

“terimakasih nek tapi hari ini kau benar-benar ingin menangis.. ”

Minji tak perduli dia ada dimana ia tetap menangis.

“carilah pekerjaan baru dan rumah tinggal baru, kau belum mencoba kan? kau pasti bisa berusahalah.”

tenang nenek.

“baiklah.. nenek terimakasih selama ini kau perduli padaku, aku pergi..”

pamit Minji menghentikan tangisnya , ia memeluk nenek tua itu lalu pergi dengan kopernya dan juga boneka kelinci yang ia peluk.

ia pergi kerumah salah seorang temannya Qiu Seon.

 

**

“kau bisa tinggal sehari disini, setidaknya sampai kau baikan dan kau tahu harus pergi kemana.”

kata Qiu Seon membantu sebisanya. Qiu Seon tinggal disebuah rumah Kost dan membawa teman menginap itu dilarang untuk itu Qiu seon hanya bisa membantu menampung Minji sehari saja.

“terimakasih, kau memang temanku yang baik. sekarang juga aku akan pergi mencari pekerjaanku  ku titip barangku ya .. nanti aku akan kembali lagi.”

kata Minji setelah 5 menit menangis dan ia mudah membaik .

“baiklah kudoakan semoga kau berhasil ya..”

iba Qiu Seon Minji memang temannya yang paling aneh disaat seperti itu Minji terus berusaha , minjipun pergi mencari pekerjaan baru dimanapun berada.

“kalau aku jadi dia pasti aku akan bunuh diri.. minji kasihan sekali dia.”

gumam Qiu seon setelah Minji pergi.

 

***

 

Kemanakah minji kali ini? Sebuah kantor besar bernama Hyundai Coorporation. adalah sasaran utamanya ia masuk kedalam gerbang dan hendak masuk kedalam kantor itu namun dua orang penjaga menghalanginya.

“Kau ingin bertemu siapa nona?”

tanya salah seorang penjaga.

“aku ingin bertemu dengan Direktur disini.”

jawab Minji.

“ada urusan apa? anda sudah membuat janji padanya?”

penjaga itu kembali bertanya.

“Memangnya untuk bertemu dia aku harus buat janji? katakan saja padanya kalau aku Han Minji ingin bertemu dia..!!”

kesal Minji merasa diremehkan.

“Hei Nona muda kau harus punya jabatan dan juga pangkat yang tinggi jika kau mau bertemu dengan bos kami tanpa janji!! caranya berpakaian saja seperti itu..”

gumam penjaga itu.

“sebaiknya kau berkaca dulu nona.”

Ejek penjaga yang lainnya.

“apa kalian bilang?? apa semua orang yang bekerja disini seperti kalian hah!! sehebat apa bos kalian itu? kalian saja anak buahnya seperti itu!”

kesal MInji menjadi-jadi, ia terus mengeluh tanpa sadar ada seorang pria berdiri dibelakangnya pria itulah orang yang paling ditakuti dan juga dihormati penjaga maupun karyawan lain disana.

 

“Jika aku bertemu bos kalian itu, aku akan menarik rambut putihnya dan kumisnya akan kucabuti satu per satu!! badannya yang gemuk akan kuperas hingga tinggal tulang saja!! kupikir dibandingkanku ini bos kalian tidak ada apa-apanya!”

teriak Minji menjadi-jadi.

“rambut putih? apa bos itu sudah tua?”

tanya seorang pria dibelakang minji. saat itu minji masih belum sadar dan melanjutkan aksinya.

“tentu saja! pasti bos mereka tua dan gemuk bahkan tinggal menghitung hari riwayatnya pasti tamat.”

jawab Minji.

“hm.. jadi jika kau bertemu bos itu kau akan melakukan apa yang kau katakan?”

pria itu kembali bertanya, minji masih belum sadar sampai akhirnya minji berbalik dan ia melihat pria itu. tinggi berbadan tegak dan sangat tampan dengan jas yang ia pakai begitu serasi senyumnya membuat minji diam tak berdaya. dia adalah Choi Siwon direktur perusahaan Hyundai Coorporation.

 

“Selamat Pagi pak direktur.”

hormat kedua penjaga itu kata-kata pak direktur membuat minji ketakutan karena sedari tadi ia mengejek Direktur perusahaan tersebut dan sekarang direktur itu ada dihadapannya direktur muda yang sangat tampan.

“Pak direktur..”

kata Minji memelas.

“kau bilang kau akan menarik kumisnya satu per satu dan memeras tubuh gemuknya hingga tersisa tulangnya saja..”

siwon mengulang perkataan minji yang dianggapnya lucu.

“maksudku bu..bukan Bos disini tapi mantan bosku yang dulu..”

Elak Minji.

“kalau begitu baguslah.. karena jika itu aku aku tidak seperti itu bukan? ngomong-ngomong apa yang kau lakukan disini?”

tanya Siwon Ramah.

“aku kesini akan melamar pekerjaan..”

jawab Minji dengan wajah tertunduk.

“bisa aku lihat surat lamaran pekerjaanmu?”

pinta siwon , minjipun memberikan surat lamaran pekerjaannya tanpa ragu siwon membukanya dan membacanya ia lalu tersenyum dan mengembalikan surat itu pada minji.

“sebelum kau membuat ini pastikan kau tumbuh tinggi dan belajar bahasa korea dengan baik dan benar, setelah itu kembali lagi kesini.”

kata siwon bermaksud untuk menyidir , perbuatan minji tadi jelas membuat siwon sedikit kesal karena ia tak suka pada wanita yang suka bicara seperti itu didepan umum, ia pun masuk kedalam dan meninggalkan minji yang masih tertunduk lemas sedangkan para penjaga disana tertawa cekikikan melihat minji dipermalukan bos mereka.

minjipun keluar gerbang disana ia mulai menangis kencang. ia merasa usahnya sudah buntu ia tak tahu harus menjalani hidupnya yang seperti apa. lama menangis iapun menemukan sesuatu dibalik kantong celananya, itu adalah kertas yang digambari sebuah rumah hal ini membuatnya ingat bahwa ia pernah bertemu seorang pria bernama sungmin .

 

“puncak gunung tertinggi di jeju… aishh mengapa ini tak terpikirkan olehku, aishh minji pabo! terimakasih tuhan kau memberikan jalan untukku yess..”

senang minji ia tak lagi menangis ia pun pergi dengan sebuah ide besar.

 

***

 

Dilantai atas di gedung Hyundai Siwon tampak tersenyum sendiri melihat seorang wanita yang lama menangis didepan gerbang Minji tingkah lakunya membuat siwon sedikit terhibur. baru kali ini ia melihat ada seorang wanita yang sepolos dan selugu wanita itu , wanita yang bernama Han Minji.

 

“Pak .. Selamat pagi. apa anda membutuhkan sesuatu?”

tanya assistantnya yang tiba-tiba masuk keruangannya.

“oh tidak terimakasih..”

jawab siwon tersenyum.

“baiklah jika kau membutukan sesuatu panggil saja aku.”

“baiklah.”

assistantnya itu pergi dan siwon mengehntikan penglihatannya pada Minji yang juga sudah menghilang entah kemana..

 

 TBC_

apakah yang dilakukan Minji selanjutnya?

11 thoughts on “HOUSE LIVE (Part 2)

  1. Ini malah kebalikannya. Kesan pertamanya minji ketemu siwon buruk. Sepertinya minji cew yang tegar, mandiri, berjiwa sosial. Kira2 siapa yg duluan jtuh cinta k minji siwon atau sungmin. ~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s