*I Miss You* (Part 1)

 

IMY1

Cast :
Song Ji Eun
Kim Jong Woon
Cho Kyuhyun
Im Yoon Ah
And Other cast

Genre : Romantic, Sad, and Friendship.

Author : Indharkyuyeppa

Annyeong ini ff pertama saya, mianhae kalau amburadul, gak nyambung dan ceritanya membosankan. Saran dan kritik anda psti sangat bermanfaat untuk pemula seperti saya.
_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,
_,_,_,_,_,_,_+’_+’_+’_+’_+’_+*+_’+_’+_’+_’+_’+,_,_,_,_,_,_,_

Happy Reading

Author pov
Setelah kelulusan dan merayakan bersama teman SMP nya Jieun pun segera mengurus persiapannya untuk masuk kesekolah barunya, kali ini dia akan tinggal dengan ahjummanya di Seoul.

Jieun pov
Kulihat semua teman2ku bersorak gembira tapi kenapa aku malah sedih, iya aku bersedih karena aku harus meninggalkan oemmaku dan harus pindah ke ibu kota meninggalkan sahabat2ku yang ada disini.
Pagi hari di Stasiun Kereta Api.
“Oemma,,, apa aku benar2 harus pindah oeh?” kataku dalam hati, kuurungkan niat untuk mengatakannya karena aku tau oemmaku sangat ingin aku sekolah disana.
“Oemma harus sering2 menghubungiku, ne?” kataku dan memeluknya, dan tak kuasa menahan air mataku karena harus berpisah dengan oemmaku.
“Nde,,, kamu juga harus menjaga kesehatanmu disana, dan sampaikan salam oemma pada ahjummamu, arasso?” kata oemma ku sambil membelai rambutku
“Ne“ kataku pelan
“Omo,,, waeyo,,? kenapa kau menangis changi?” kata oemmaku lagi lalu menghapus air mata dan mencium pipiku.
“Oemma… saranghae” kataku pelan, sungguh berat rasanya harus terpisah.
“Nado,,,” balasnya
“Jimin,,, jaga oemma baik2 arachi?” kataku pada dongsaengku ini yang dari tadi hanya memegang pspnya.
“Ara,,, tenang saja unnie, dongsaengmu ini kan hebat jadi unnie tidak perlu khawatir” katanya menyipitkan mata berlagak seperti jagoan
“Omo,,, oemma apa kata2nya bisa kepercaya? Dasar kau ini”balasku dan mengacak2 rambutnya sampai berantakan, aku pasti akan sangat merindukannya.
“Sudah,,, sudah,,, Jieun palli keretamu sudah mau jalan, ingat hubungi oemma kalau kau sudah sampai, ne!” kata oemmaku lalu memelukku lagi.
“Ne… oemma” balasku lalu kuambil koperku dan memeluk dongsaeng yang selalu membuatku tersenyum ini “oemma aku berangkat dulu, Jimin pai,,, pai,,,” akupun naik kekereta dan melambaikan tangan kekedua orang yang sangat kusayangi ini, meskipun appaku tidak bisa mengantar karena keterbatasan waktu dari pekerjaannya.
“pai,,, pai,,, unnie jaga kesehatanmu oeh!” kudengar Jimin berteriak dari kejauhan dan aku pun hanya mengangguk, lalu berjalan menuju kursiku.

Author pov
Didalam kereta Jieun berusaha menenengkan dirinya dan entah apa karena lelah atau perjalanan yang cukup jauh sehingga ia terlelap.
2 jam kemudian
“Agasshi,,, agasshi,,,” kata seorang ahjussi berkali2 mencoba untuk membangunkannya.

Jieun pov
Samar2 kudengar suara namja dan memegang pundakku sambil berkata “agasshi,,, agasshi,,, kita sudah sampai di Seoul, apa agasshi tidak mau turun?” akupun membuka mataku
“Oeh,,, ahh mianhae merepotkan” aku pun mengambil koper dan menyeretnya turun “gamsahamnida ahjussi” kataku pada ahjussi itu, dia pun hanya tersenyum lalu pergi.
“Akhirnya sampai juga” kataku dan akupun segera pergi dan mencari taksi.

Author pov
Sesampainya di Seoul Jieun pun mencari taksi, entah apa karena dia kecapean atau apa hingga dia ingin cepat2 sampai dirumah ahjummanya dan istirahat. Sesampainya disebuah rumah yang cukup besar iapun mencocokkan dengan alamat yang diberikan oemmanya itu.

Jieun pov
“Gamsahamnida” kataku pada supir taxi itu dan melihat rumah itu “aku yakin ini pasti rumahnya… tek,,, tek,,, tek,,,” dengan cepat akupun memencet bel dan menunggu.
“Nuguseyo?” kudengar seorang namja bertanya
“Naneun Song Jieun Imnida” balasku cepat
“Nugu???” tanyanya lagi, kali ini aku sedikit kesal.
“Aisshhh,,,, dasar namja ini uhh,,” gerutuku, akupun mencoba menjaga sikapku dan kembali tersenyum “mianhae, aku ingin bertemu dengan Ny. Kim Na na” jawabku dengan menyebut nama ahjummaku sendiri kuharap dengan begitu ia akan mengerti.

Author pov
Jieun menunggu sedikit lama, dan akhirny pagar itu pun terbuka lalu ia masuk kehalaman rumah yang cukup luas itu sambil menarik kopernya. Setelah sampai dipintu ia pun masuk dan disambut oleh ahjummanya dan seorang namja.
“Omo,,, rupanya kamu yang datang, ahjumma kira siapa yang datang mencari ahjumma” kata Ny. Kim lalu memeluk Jieun “mianhae ahjumma tidak bisa menjemputmu, bagaimana dengan oemma dan appamu mereka sehat2 saja, ne?” katanya lagi saat melepaskan pelukannya
“Ghwancana ahjumma,,, ne mereka baik2 saja” balas Jieun lalu tersenyum
“Oh iya,,, anak2 kenalkan ini Song Jieun dia adalah anak Ahjussi kalian Kim Dong Wook , jadi jaga sikap kalian, arasso” katanya lagi dengan memperkenalkan Jieun kepada mereka.
“Annyeonghaseyo” kata Jieun menyapa mereka.

Jieun pov
“Annyeonghaseyo” sapaku pada mereka, kulihat seorang yeoja turun dari tangga dan mendekat.
“Annyeong, naneun Im Yoon Ah imnida, panggil aku Yoona saja, ne?” sapanya ramah padaku, aku kagum padanya selain dia cantik, tapi dia juga ramah.
“Ne, unnie” kupanggil dia unnie karena sepertinya dia memang lebih tua dariku (authornya sok tau nih ^^), dan ia pun kedekatku dan merangkul tanganku.
“Omo,,, yeppota, oppa bagaimana menurutmu, kenapa dari tadi kau hanya diam?” katanya pada seorang namja yang dari tdi hanya berdiri tidak jauh dari hadapanku.
“Aisssh,,, kau ini, annyeong naneun Kim Jong Woon imnida, tapi panggil aku Yesung, ne!” katanya dengan ekspresi datar, entah apa yang dipikirannya kenapa ekspresinya seperti itu.
Aku hanya diam, entah apa yang terjadi padaku saat menatap dan mendengar suaranya, lalu aku sadar dari lamunanku karena unnie sedikit menyenggolku
“ne,,,” jawabku cepat lalu kulihat dia pergi ke depan tv dan melanjutkan gamenya.

Yesung pov
Saat kulihat dibalkon rumah, aku sudah menebak kalau yang datang itu pasti Jieun, aku pun turun dan sedikit mempermaikannya dengan pura2 tidak tau siapa dia. Saat dia masuk dan menatapku kurasakan jantungku berdegup dua kali lebih kencang dari biasanya, “yeoja ini sudah besar rupanya, dia sangat cantik dan manis masih seperti dulu” kataku dalam hati, saat kuperkenalkan diriku dia sedikit kikuk, lalu kutinggalkan dia dan Yonna untuk melanjutkan gameku, dengan senyuman.

Author pov
Setelah Yesung memperkenalkan dirinya, entah apa yang terjadi pada Jieun sehingga dia sampai melamun, ia merasa jantungnya berdegup lebih kencang.
“Ya sudah kamu pasti sudah lelah, Yoona antar Jieun keatas kekamar yang sudah ahjumma siapkan” suruh Ny. Kim pada Yoona yang dari tadi berdiri didekat Jieun.
“Nde,,, ahjumma, kajja!” kata Yoona menarik tangan Jieun.
“Changkamman” kata Jieun lalu mencoba mengangkat kopernya
“Oppa,,, apa kau tidak ingin membantu mengangkat barang ini. Oeh?” panggil Yoona saat melihat Jieun mengangkat kopernya.
“Ara,,,” dengan nada yang sedikit kesal, Yesungpun bangkit dari tempatnya, dan kearah Jieun.
“Oeh,,, aku bisa sendiri, lanjutkan saja gamenya” kata Jieun pada Yesung yang mengambil alih untuk mengangkat kopernya itu.
“Aku bukan namja yang tega melihat seorang yeoja kelelahan mengangkat barang seberat ini” kata Yesung lalu menaiki tangga.
“Gomawo,,,” balas Jieun.

Jieun pov
“Gomawo” kataku, dan iapun berbalik lalu tersenyum “omo,,, apa yang terjadi padaku?, hati ini, ahh rasanya benar2 sulit untuk dijelaskan” kataku dalam hati.
“Kajja,,, Jieun kita ikuti Yeppa” kata Yonna unnie padaku yang dari tadi hanya terpaku pada sosok yang namja yang ada dihadapanku.
“ne,,, unnie” aku pun mengikuti mereka.

Author pov
Setelah makan malam. Jieun pun kembali kekamarnya, dan saat melihat ponselnya diapun tersentak mengingat dari tadi siang dia belum juga menghubungi oemmanya, dengan cepat dia pun meraih ponselnya.
“Yeboseyo”
“Oemma”
“Jieun, bagaimana kamu sudah sampai kan changi?”
“Ne,,, oemma, mereka sangat baik padaku, mianhae oemma karena baru aku kabari”
“Ara changi,,, palli tidurlah besok kamu kan harus pagi2 kesekolah, ne?
“Ne,,, oemma, noemu noemu bogoshipoyo oemma”
“Nado changi”
Jieun pun meletakkan ponselnya n segera merebahkan tubuhnya, mungkin karena sangat kelelahan diapun dengan cepat bisa tertidur.
_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_*_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_,_

Keesokan harinya setelah sarapan mereka bertiga berangkat dengan mobil sport milik Yesung yang sangat dia sayangi, tak seorngpun yang diperbolehkan menaiki mobilnya kecuali keluarga dan orang terdekatnya.
Saat mobilnya memasuki area parkir dan turun dari mobil sampai memasuki koridor sekolah, terlihat semua mata para namja dan yeoja disekolah itu melihat kearah mereka bertiga, bahkan ada juga yeoja yang histeris.
“omo,,,”

TBC
Mianhae yah kalau amburadul.
gomawo sudah baca,,, ^^

9 thoughts on “*I Miss You* (Part 1)

  1. saeng… mianhe…
    sdh pernah baca…
    tapi dimana yaahh…..lupa….

    tapi mw baca lagi aagh…….
    lupalupainget…ky’ kuburan ajaa………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s