The Blood – chapter 1

 

THE B1

 

Tittle: The Blood

Genre: Mistery,Action, Brothership, Romance and Sad

Length: chapter

Cast(s):

  • Kim Heechul
  • Kim Jong Woon (Yesung)
  • Kang Rai
  • Choi Joo Young

 

Author POV

 

“Jangan sakiti dia, kumohon !! jangan sakiti diaa. Jangan sentuh dongsengku !!”

Teriak anak laki-laki saat dirinya mengetahui seseorang dengan benda tajam mendekati adik nya yang sudah tergeletak karena pukulan.

“Adik mu sudah tidak berdaya lagi. Jadi lebih baik dia mati !!”

Ucap laki-laki dengan ancaman.

Langkah nya ia percepat menuju sosok bocah 4 tahun yang sudah pingsan sejak tadi.

 

Besi yang ia pegang mulai di ayunkan.

Dan….

 

“Jangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

 

“Heechul-ssi… Heechul !! bangun!!”

Seseorang membangunkan Heechul yang mengigau.

 

Heechul segera membuka bangun, dan melihat keadaan yang tidak seperti dalam mimpi nya tadi.

Nafas nya seolah itu semua terjadi di hadapan nya.

Keringat mengucur deras.

 

“hey! kau mengigau lagi”

Kata Rai di dekatnya.

“minumlah…”

Heechul langsung menenggak minuman yang di berikan Rai tadi.

 

“kau tidak apa-apa??”

Tanya Rai lagi dengan menatap Heechul yang masih tersengal nafasnya

 

“yaah. gwencanhayo”

Jawab pendek Heechul, meninggalakan kursi yang di tiduri nya tadi.

Melihat kalau hari sudah terang.

 

“adik ku…..”

Ucapnya pelan di sela melihat indahnya musim panas tahun ini.

 

****************************

 

Tak ada pekerjaan yang layak bagi seorang lelaki yang hanya tamatan SMP.

Itu pun ijazah sudah tak ada. Siapa yang akan percaya padanya?

Yak, hanya pekerjaan yang kasar yang di dapatnya.

 

Tak ada rumah, ah tidak bahkan gubuk sekalipun untuk berlindung dari cuaca dingin dan panas tak ada.

Ia Kim Heechul hanya tidur di manapun saat lapak pasar tutup.

Dan itu pun ia masih beruntung karena pemilik lapak mengjinkan tubuhnya terbaring di sana.

Hanya untuk 5 jm maksimal untuk tubuhnya di biarkan beristirahat.

 

Dunia kejam bagi dirinya. Tak ada keluarga, kecelakaan mobil yang merenggut kedua orang tuanya.

Dan…..

Adik yang tak tau kabar nya sekarang.

 

“Heechul !! kau bisa angkat ini? tenaang laah akan aku beri upah”

Pinta seorang ahjussi.

 

“baiklah. Tuan!”

Jawab Heechul seraya mendekat padanya.

 

Dan Heechul pun siap mengangkut semua barang belanjaan Tuan ini ke dalam mobilnya.

Menjadi kuli panggul di pasar bagi nya itu bukan hal yang memalukan.

Ini adalah ujian dan jalan hidup Kim Heechul.

 

“Taruh sini Tuan??”

Tanya Heechul saat sampai depan pintu mobil

 

“iya. betul. ini upah mu.”

Tuan itu memberikan 2 lembar uang.

 

“terimaksih tuan.. terimkasih. hati-hati menyetir”

Heechul menerima uang upadh dengan terus menunduk berterimakasih.

Menyeka keringat nya. Lantas uang tersebut di masukan ke kantong celana lusuhnya.

 

“Rai !! ayoo kita makan. Aku traktir kau!”

Heechul merangkul pundak Rai, sahabat seperjuangan nya.

 

“sombong sekali kau Kim Heechul! dapat berapa hah kau mengajak ku makan?”

Ucap wanita yang cukup menarik dengan gayanya yang casual.

 

“kau meremehkan Kim Heechul hah???”

Heechul mengacak rambut pendek Rai.

 

“baiklah..baiklah….”

 

Mereka akhirnya mencari tempat makan di pinggiran jalan yang enak tapi harga masih bersahabat dengan orang-orang seperti mereka.

 

******************************************

 

“Jika uang yang mengangkat derajatmu, maka uang pula yang akan menghina mu”

 

 

“Yesung…. makanlah dulu. Akhir-akhir ini kau jarang sekali sarapan bersama eomma dan Joo Young”

Teriak Ny.Choi yang tak lain eomma angkat Yesung.

 

“eomma… mianhae. Aku sekarang harus segera ke kantor. Terlalu banyak hal yang harus..”

 

“makan dulu Oppa! kau selalu saja banyak alasan. Menyebalkan!”

Joo Young menyumpal sepotong roti ke Yesung.

 

“yak!! Youngie, kau hampir membuat Oppa mu ini tersedak”

Yesung mengeluh

 

“salah siapa, kau menolak ajakan eomma”

Kesal Young kembali ke tempat duduknya.

 

“minum dulu Oppa!! kau tidak menghargai kerja keras ku membuatkan susu untuk mu!!”

Rajuk Youngie lagi.

 

“baiklah.. adik ku yang cereweeett”

Yesung langsung meminum susu yang di berikan Young padanya.

 

“apa harus Youngie yang menyiapkan sarapan untuk mu baru mau makan?”

sindir eomma.

 

“ani eomma….hanya saja wajahnya yang merengek itulah yang membuat ku tak tahan”

Bisik Yesung, seraya segera meninggalakn meja makan dan berangkat.

 

“kyaaa~ Oppa awas kau!!”

Teriak Young.

 

*********************************************

20.00pm Kim Heechul

 

“apa dia sudah makan??”

Ucap ku pada diri sendiri

 

“kau….. adalah satu-satu nya alasan untuk ku tetap ada dunia ini… jebal kembali padaku. Walaupun pada akhir nya kau tak menganggap ku sebagai hyung mu….aku akan memaafkan mu”

 

“Kau melamun lagi…”

Aku menoleh, tak salah lagi pasti Rai yang menggangguku.

 

“he’um.. menurutmu??”

Kataku menganyunkan kaki. Karena aku memang sedang di atas balkon pasar.

 

“ish. Oh,iya. tadi siang ahjussi yang kau angkut barangnya kemaren, mencari mu lagi”

Terangnya.

 

“ada apa? bukan kh ada banyak kuli panggul lain??”

 

“bukan… dia tidak ingin mengangkut barangnya. Tapi sepertinya ada hal yang ingin dia bicarakan padamu”

Jawabnya tampak berfikir

 

“Tuan seperti nya hal apa yang ingin di bicarakan dengan kuli seperti ku hah?? kau ngarang saja”

Aku sedikit menjitaknya. Karena memang tidak mungkin bukan??

 

 

Ke esokan pagi nya, benar saja. Di saat mataku masih ingin aku istirahat Rai kembali menggangguku.

 

“Heechul!! Kim Heechul !! palli bangun!!”

Nadanya sedikit berbisik dan menggoyang-goyangkan tubuhku.

Terserah aku masih ingin tidur. Jadi aku abaikan dia.

 

“Apa saya bisa berbicara dengan mu anak muda”

DEGG. Kali ini bukan Rai. Tapi suara orang lain.

Aku membuka mata perlahan.

Seorang Ahjussi berdiri tegap di hadapan ku. Dengan kaus yang sederhana tapi tetap saja terkesan dia seorang Tuan Besar.

 

Lantas aku bangkit.

 

“ya, tuan. Anda ingin berbicara dengan saya?”

Tanya ku agak ragu. Canggung sebenarnya.

 

“Ya…”

Beliau tepat di sebelah ku.

Sedangkan Rai sendiri mengerti jika ini privasi jadi dia memilih mencari pelanggan.

 

Mimpi apa aku semalam. Dia menawarkan pekerjaan yang menurut ku WAW !!

Terlebih dengan upah dan fasilitas yang fantastis bagi orang seperti ku.

 

“Bergabunglah dengan kami Kim Heechul. Kau akan menjadi seseorang yang di perhitungkan dan di hargai orang-orang”

 

Itulah katanya…..

 

To be continue………

 

*mian pendek -___- pegel ngetik. kkkkk~

Yang mau Lanjut RCL Ne^^

6 thoughts on “The Blood – chapter 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s