FAITHFUL LOVE [Part 3]

 

FL3

 

Author : Rizki WechaiPamungkas YesungOppa Clouds

Cast : Kang Hye Sup
Kim Jong Woon

Cameo : Lee Jyun Suk
Go Ra In
dll *tmuin sndri yha reader^^

Genre : Romance., Sad., Comedy *may be…😄

Annyeong reader^^ Sudah siapkah membaca FF karya author?
Oh ya reader ini ff pertma karya author jd kalau ada bnyak kslahan dimaklumi sja y…^^
mianhae kalau brtanyha kurang nyambung yha reader
mungkn typo brtebaran dimana-mana

HappY ReaDing^^

“Bagaimana ini, mana mungkin aku menerimanya? Sedangkan aku mencintai namja lain…” Batin Hye Sup, Ia benar-benar tak tau apa yg hraus ia lakukan.

“Hye Sup-ah?” panggil Jyun Suk menatap Hye Sup yg masih diam membisu.

“Ne… baiklah, aku memberimu kesempatan” akhirnya kata-kata yg ditunggu Jyun Suk pun terucap.

“Jinja?” Jyun Suk berdiri hendak memeluk Hye Sup.

“Eittss… tunggu dulu, aku memberimu kesempatan asal kau mau bersabar, kau tidak memaksaku. Karena aku butuh proses untuk bisa sepenuhnya menerima hatimu…” Hye Sup melangkah pergi.

“ah, tak jadi masalah. . .”

“Aisshh, Kenapa seperti ini” gerutu Hye Sup memprcepat langkah kakinya.

“Mungkinkah aku bisa melupakan Jong Won Oppa? Bahkan aku sendiri tak yakin…”

~~~~~~~OoO~~~~~~~

“Mau apa kau kerumahku?” Hye Sup terperanjat kaget saat membuka pintu rumahnya, ternyata Jyun Suk yg berkunjung.

“Aku mau mengajakmu jalan-jalan” jwbnya smbil tersenyum
“eh, ajuma… Annyeong ajuma… Naneun Lee Jyun Suk imnida” sambung Jyun Suk yg melihat Hye eomma berdiri dibelakang Hye Sup.

“Ne, Annyeong.. Ayo silahkan masuk” balas Hye eomma.

“Ada keperluan apa kemari?” tanya Hye eomma setelah mereka duduk diruang tamu

“Aku ingin mengajaknya jalan-jalan, bolehkan ajuma?” sambil melihat kearah Hye Sup.

“Aku tak mau, sedang malas!” kata Hye Sup ketus, tak memberi kesempatan eommanya utak menjawab.

“jangan begitu, dia jauh-jauh datang kemari untuk mengajakmu jalan-jalan… palliwa, bersiap-siaplah. . .” Hye eomma mngusap-usap rambut putranya.

“eomma. . .” gerutu Hye Sup lalu menuju kamarnya.

~~~~~~~OoO~~~~~~~

“Kau mau coba itu?” tnya Jyun Suk saat mereka melewati sebuah penjual makanan didalaam taman hiburan.

“Sirheo. . .” Hye Sup terus saja brjalan.
.
.
“aa… Kau tunggu disini sebentar ne” Jyun Suk meninggalkan Hye Sup disebuah tempat duduk.

Tak lama ia pun kmbali membawa ice cream dikedua tangannya,
“ini untukmu. . .” Ia tersenyum smbil memberikan ice cream strawbery pada Hye Sup

“Nde, gomawo..” sahut Hye Sup kemudian mencicipi ice creamnya. Ia lalu menoleh ke arah Jyun Suk yg asyik melahap ice cream coklat miliknya, Hye Sup hanya mendengus pelan.

“Kaja… Kita jalan lagi…” Jyun Suk menarik tangan Hye Sup

“Jangan begini Jyun Suk-ah, lepaskan…” lirih Hye Sup yg merasa tidak nyaman bergandngan dgn Jyun Suk.

“Wae? Kau kan yeoja chinguku! Kau harus membiasakan diri” Ucap Jyun Suk tak peduli dgn permintaan Hye Sup

“Oh ya, satu lagi! Kau juga harus membiasakan diri memanggilku Oppa, arraseo?”

“Nde. . .”
.
.
.
“Camkamman, aku akan membelikan boneka untukmu. . .” Kata Jyun Suk kemudian memasuki toko boneka.

“huft… benar-benar menyebalkan” Hye Sup memincingkan bibirnya.

“Hye Sup-ah. . . Lihatlah !” Jyun Suk menunjukkan boneka yg baru dibelinya.

“aaa. . . aku tak suka Oppa. . .” teriak Hye Sup kaget melihat boneka yg dibawa Jyun Suk

“Waeyo? Bukankah ini lucu?” tanya Jyun Suk

“Aku tak suka kucing Oppa…” kta Hye Sup kesal.

“ah, mianhae aku tak tau”

“harusnya kau tanya dulu padaku…” Hye Sup mengrucutkan bibrnya.

“Jyun Suk Oppa, Kau tak tau apapun tentang aku! tak seperti Jong Woon Oppa. . .” batinnya, ingatannya kembali menuju Jong Woon

“mianhae, kalau begitu aku akan membelikan yang kau suka, kau minta apa?” pertanyaan Jyun Suk membuyarkan lamunan Hye Sup

“hajima, tak perlu. Kita pulang saja Oppa… Aku sangat lelah”

****
“Hye Sup-ah, jeongmal bogoshipheosseoyo. . . mianhae. . .”
Tetesn air mata yg tak mampu dibendung oleh Jong Woon terus saja membanjiri pipinya. Ia terduduk lesu di balkon rumahnya, mentap gundukan awan yg terus briringan pergi. Ia merasa bersalah meninggalkan Hye Sup.

“Mianhae Hye Sup-ah. Aku pergi tanpa bicara dulu denganmu.. Bahkan aku tak sempat menyatakan perasaanku. Aku tak sempat bicara kalau. . .”
“Kalau. . . aku mencintaimu….”

“Got dasi bol su isseumyeon Jokesseoyo….” Jong Woon memejamkan matanya, menahan sakit yg sedari tadi trus menghujam htinya.

<= Flash back =>
“aku pulang dulu ne… Jaga tokki baik-baik arra?” Jong Woon melepaskan peluknnya.

“Arraseo, Oppa…” Hye Sup menjawabnya dengan manatap.
.
.
Sepanjang perjalanan Jong Woon tak hentinya tersenyum mengingat tingkah lucu Hye Sup. Sampai didepan rumah pun ia masih saja tak kehilangan senyumnya.

“Annyeong. . .” Ucpnya membuka pntu. Namun Snyum itu lenyap seketika saat melihat appa dan eommanya tengah berdiri dihadapannya dgn beberapa koper besr.

“Appa, eomma? Kalian mau kemana?” tanya Jong Woon. Terlihat raut bingung menghiasi wajah Jong Woon.

“Appa ada tugas diluar kota. Jadi, kami memutuskan untuk pindah. . .” jwb Kim Appa

“Nde changi-ya, eomma juga sudah membereskan barang-barangmu. . . Kaja, kita kebandara…” sambung Kim eomma.

“Tapi eomma. . . Secepat inikah?” Jong Woon masih tak bisa terima dgn kepindahan keluarganya secara mendadak. Ia tak mungkin meningglkan Hye Sup begitu saja.

“Appa harus kesana segera Jong Woon, jika tidak Appa akan dipecat. . .” Kim Appa coba memberi pnjelasan pada putranya.

“Tidak bisakah ditunda sehari saja. . .” tawar Jong Woon

“Tidak bisa, Sesampainya disana Appa sudah harus masuk kerja. . .” jawab eomma Jong Woon.

“Kalau begitu beri waktu aku sebentar saja eomma, sebentar saja. Aku ingin berpamitan dengan temanku. . .” Mhon Jong Woon, Ia menahan air mata yg sebenarnya ingin keluar sedari tadi.

“Mianhae Jong Woon-ah,, tapi pesawat akan lepas landas sebentar lagi… mengertilah Jong Woon. . .” perkataan Kim appa tk mampu dbantah Jong Woon, Ia-pun menyerte kopernya menuju mobil dgn perasaan brkecamuk dihatinya.
.
.
Setiba dibandara mereka langsung masuk menuju pintu pesawat karena memang tak ada waktu lagi. . . Tiba-tiba Jong Woon mlihat seorang yg tak asing baginya memanggil namanya, Ia teman sekolah Jong Woon
“Jong Woon-ssi” pnggilnya. Jong Woon menoleh.

“Hyuk Jae-ssi” Jong Woon trsenyum, ada sdkit hrapn ia bsa brpamitn pd Hye Sup walaupun tak langsng.

“Kau mau kemana?” tnya Hyuk Jae yg melihat Jong Woon membawa koper dan beberapa barang.

“Aku akan keluar kota”
“Aku minta tolong Hyuk Jae-ssi,, tolong samp . .” Ucpn Jong Woon terputus karena eommanya menghmpirinya dan langsung mnarik tngannya.

“Kita tak punya waktu lagi Jong Woon…” Seru Kim eomma membuat Jong Woon mengurungkn niatnya utk menghmpiri kmbli Hyuk Jae.

“Mianhae… Hye Sup-ah, Jeongmal mianhae. . .” batin Jong Woon, Ia mengusap stetes air mata yg brhsil lolos, ia tk ingn eommanya mlihatnya menangs.
.
.
.
Pesawt telh mendarat, pra penumpng satu persatu mlai trun.
Diruang tunggu Kim appa sdah dinanti olh rekan kerjanya. Ia datng brsma putrinya.

“Annyeog Haseyo…” Sapa Kim Appa pd rekan krjanya

“Nde, Annyeong haseyo…” jwbnya
“ini putramu?”

“Ne, dia putraku”

“Annyeong hasimnikka, Naneun Kim Jong Woon imnida… Mannaseo Pangapseumnida” Jong Woon memperkenalkn dirinya.

“Nde, Mannaseo Pangapseumnida”

“Oh, perkenalkan juga ini putriku. Go Ra In…” rekn krja Kim Appa memprkenalkn putrinya.

“Annyeong, Naneun Go Ra In…” yeoja itu trsenyum. Yeoja itu trus memperhtikan Jong Woon, ada rsa suka dihati yeoja itu.

“Appa langsung kerja, kalian pergilah ke rumah duluan… Dan beristirahatlah. . .” Ucp Kim Appa

“Ne, biar supirku yang mengantarkan kalian” kata rkan kerja Kim appa.

“Ne, Gamsahamnida” jwb Kim eomma.
.
.
.
Jong Woon lngsung mnju kmarnya.
“eomma aku lelah, aku istirahat dulu” ucpnya pd Kim eomma

“Ne, changi-ya, bristirhatlah”

Tangs Jong Woon tk lgi trbendung ktika ia smpai dkmarnya. Ia sngaja mengunci pntu kmrnya agr Kim eomma tk mengetahuinya.
<= flash back end =>

“Jong Woon-ah, mwol haeyo?” Kim eomma menghmpiri putranya.

“eomma,, ” Jong Woon membka mtanya dan mnoleh kearh eommanya.

“ada yang kau pikirkan?” tnya Kim eomma

“Sirheo eomma,” elak Jong Woon

“Jangan bohong, eomma tau Jong Woon-ah”

“ceritalah pada eomma”

“aniyo eomma, aku hanya rindu rumah lama kita… aku ingin segera kembali kesana eomma” Jong Woon akhrnya mau brcerta

“Apa kau punya yeoja chingu disana?” Kim eomma mlai menggoda Jong Woon

“Sirheo eomma…” sanggh Jong Woon

“Geuraeyo?”

“Nde, eomma”

Kim eomma lalu memeluk putranya. “Bersabarlah changiya, maafkan eomma dan appa yang memaksamu ikut pergi,”

“sirheo eomma, ini bukan salah kalian”

“aku akan bersabar eomma”

Mereka kmudian mlpas peluknnya.

“Jong Woon-ah, Ra In sudah menunggumu dibawah” Ucp Kim eomma kmudian.

“Go Ra In? mau apa kemari eomma? Aku tak ada janji dengannya?” tnya Jong Woon bingung.

“Mollayo,,” jwb Kim eomma singkt smbil mengglengkan kepla.

“Ya sudah eomma, aku akan menemuinya” ujar Jong Woon lalu berjaln menju lantai bwah.

~~~~~~~OoO~~~~~~~

“Kau tak menyuruhku masuk dulu?” Jyun Suk menghlangi lngkah Hye Sup yg ingn memsuki rmahnya.

“Jyun Suk-ah, apa sebaiknya kita akhiri saja hubungan kita? Aku tak bisa. . . Aku tak bisa menjadi yeoja chingumu. . .” entah knpa ucpan itu keluar dr mlut Hye Sup, membuat Jyun Suk memundrkan kakinya bebrapa lngkah.

“Waeyo?” hnya kta itu yg bsa diucpkan Jyun Suk, ia tk tau hrus mengiyakn atau menolaknya.

“Aku tak tau Oppa, aku merasa aku terlalu jahat padamu. . .”

“Aku tak merasa, kau tak jahat padaku. . .” dngan cepat Jyun Suk menyanggah perkataan Hye Sup

“Oppa!, sampai sekarang aku tak bisa mencintaimu, aku masih mencintai namja lain Oppa…” Hye Sup mengtakan smua yg ia raskan.

“Eonjenggan, aku yakin kau pasti bisa. . .” Jyun Suk trus meykinkn Hye Sup agr tetp mau mjd yeoja chingunya.

“Tapi Oppa. . .”

“Sudahlah, aku lelah! Aku pulang, Istirahatlah…” Jyun Suk perg meningglkan rmah Hye Sup. Hye Sup hny mentp kepergiannya.

“Kenapa begitu sulit untukku” ia pun menutp pntu rmahnya.

~~~~~~~OoO~~~~~~~

“Hey… Changi-ya tunggu aku!” Jyun Suk mempercept lngkahnya mengikuti Yeoja yg brjaln didpannya. Yeoja yg dhrapkan bsa menrimanya, walaupn sudh brkali-kli Hye Sup ingn memutskannya tetpi ia tetp tdak mau brpish dgn yeoja itu. Ia bnar-benr jath hati pd yeoja itu.
Setelh luls sekolh ia memtuskan berkuliah di Universitas yg sma dgn Hye Sup, bhkan Fakultas yg ia plih sepert yg diplih Hye Sup. Dan skrang ia jga bkerja ditempt yg sma dgn Hye Sup. Walaupn ia bsa bkrja diperushaan appanya sndri, tpi ia lbih memlih bkerja dipersahaan Appa Hye Sup. Semta-mata hnya agar slalu brsma Hye Sup.

“Changi. . . tunggu aku!” ulangnya, krna yeoja itu tdk memelankn lngkah kakinya sma sekali.
Kini ia sdah bsa menyamai lngkah kaki yeoja itu.

“Kau itu yeoja, kenapa jalanmu seperti namja. . .Kenapa dari dulu tak berubah?” Gerutunya dgn nafs trsengl-sngal.

“Aku Sibuk Oppa… Tidak bisakah kau tak mengikutiku,? Sebentar saja…” Kesl yeoja itu.

“Baiklah, tapi sebentar lagi jam makan siang.. Jadi, kutunggu kau didepan kantor. Kita makan bersama, Oke!”

Hye Sup tk dpt menolak krna ia tlah perg trlebh dulu, Hye Sup hny mendengus peln.
.
.
.
.

“Changi-ya, aku dapat tiket liburan keluar kota dari appa, ini sebenarnya untuk appa tapi karena appa sibuk jadi diberikan padaku” Jels Jyun Suk pnjang lebar saat sdang mkan siang.

“Changiya maukah kau pergi berlibur denganku?” tawr Jyun Suk

“Tidak bisa Oppa, aku sibuk !” tolak Hye Sup dan trus mlahap mkanannya, agr cept hbis dan ia bsa cpat kmbli bkerja.

“Ayolah, kau terlalu bekerja keras. Aku rasa kau butuh refreshing. . .” Jyun Suk trus membjuk Hye Sup. Yang ada dibenaknya sbenarnya adl brusha menghpus Jong Woon dr hti yeoja itu. Krna wlau dgn pekrjaan yg sgunungpun yeoja itu msh sja ingt dgn Jong Woon, mungkn jika Ia mengjak yeoja itu brlibur dgnnya Hye Sup bsa mlupkn Jong Woon.

“Tapi pekerjaanku belum aku selesaikan, jadi aku rasa tak bisa. Lain kali saja. . .” Hye Sup trus sja mencri-cari alsan agr tdk lburn dgn Jyun Suk.

“Aku akan membantumu menyelesaikan semuanya. Aku juga akan minta ijin pda ajussi untuk mengajakmu berlibur” Perktaan yg sngat slit untk djawb.
Hye Sup sdh tk bsa menglaknya lg.

“Baiklah…” nadanya bgitu pasrh.

“Jinja?”
“Akhirnya… Oh changi-ya,, gomawo” timbul sgurat snyuman dwjah namja itu ktika mendngar ksanggupn Hye Sup.

~~~~~~~OoO~~~~~~~

Jyun Suk memilah-milah bebrpa helai bju yg trgantung di almari kmarnya. Ia dn Hye Sup tlah smpai dtmpat lburan. Ia sudh tk mrsa lelh krna tlah bristraht bebrpa jm di hotel tmpt mrka mengnap.
.
.
“Changi-ya, Kaja kita jalan-jalan” ia mengetk pntu kmr Hye Sup. Hye Sup membka pntunya.

“ah, aku malas Oppa…” jwbnya singkt dan ingn mentup kmbli pntu kmarnya, Namun Jyun Suk menahnnya.

“Changi-ya untuk apa liburan kalau kau hanya berdiam diri dikamar saja???” nada kesal mlai kluar dr mult Jyun Suk.

“Yaakk… Kau! Aku malas. Lagi pula aku dulu menolaknya kan, tapi kau tetap saja memaksaku. . .” gerutu Hye Sup

“Kalau kau tak berlibur denganku, kau tak kan segera melupakan Jong Woon…” bentak Jyun Suk. Namja itu terlalu emsi shngga ia tk bsa mengontrl perktaannya.

“Oppa…” Hye Sup memblalakkn mtanya mendngar ucpn Jyun Suk

“Jadi maksudmu mengajakku berlibur hanya untuk itu Oppa?” Hye Sup menatp Jyun Suk dgn tatapn tk percya.

“Miahae changi-ya, Jeongmal mianhae… aku. . .”

“Bukankah aku pernah bilang Oppa… Jangan paksa aku. Oppa harus sabar karena semua butuh proses” blum smpat slesai ucpn Jyun Suk, Hye Sup sdah memotngnya. Air matanya pun sdah menggenai pipinya.

“Hye Sup-ah…” lrih Jyun Suk, ada seulas pnyesaln dwjahnya

“Oppa… Bukankah tidak mungkin kita memiliki sesuatu yang tidak diperuntukkan bagi kita. . .” Tegas Hye Sup kmudian msuk kekmarnya, mengambl sebuah tas dan pergi.

“Changi-ya kau mau kemana? Mianhae changi-ya !” Ucp Jyun Suk kmudian tpi tk dhiraukn Hye Sup sma skali. Jyun Suk coba mengjar Hye Sup, namun yeoja itu mlah brlari meningglkannya. Ia pun tk dpt menhan Hye Sup. Walaupn yeoja kcpatn lari Hye Sup tdk bsa drmehkan, yeoja itu bgtu kuat.
.
.
.

Hye Sup trus brlari meningglkan Jyun Suk, kini hotel tmpat mrka menginp pun sdh tk trlhat. Tapi ia msh sja trus brlari, htinya bgtu skit. Mana mungkn Jyun Suk tga memaksanya mlupkn Jong Woon, pdhl kni ia mlai coba membka hti utk Jyun Suk dan brusha sbisa mungkn mlpakn Jong Woon. Tetpi knpa namja itu tdk bs brsbar.

“Aaaa. . .” pekik Hye Sup saat menolh ke arh bnyi klakson, ia tk tau hrus bgaimana ia pun lngsung mentup mata. Tetapi ia mrsa ada tngan yg dgn cpat menriknya menjauh.

“Pelukan ini ! Kenapa rasanya begitu hangat, seperti aku pernah merasakannya. . .” Btin Hye Sup saat brada dplukan orng yg menrik tngannya tadi. Tak trsa setets butisan air mta mleleh dipipinya. Ia lngsung trsadar, sgera ia hpus air mtanya dan menrik mundr tbuhnya.

“ah mianhamnida… Gamsahamnida telah menolongku” ucpnya smbil menunduk, ia tk mau orng itu tau ia menangs.

“Hye Sup-ah” Hye Sup mendongakkan kplanya mendngar orng itu menybut namanya. Ia mematung sktika saat mentap orang itu.

“Oppa…” Hye Sup mengglengkan kpala tk percy mliht namja didpannya. Tanpa pkir panjng namja itu menrik Hye Sup kmbli kpelukannya.

“Bogoshipheo Hye Sup-ah, jeongmal bogoshipheosseoyo….”

“Jong Woon Oppa….” Hye Sup terisak dpelukan Jong Woon, bngung apa yg hrus dlakuknnya. Ia bgtu ksal pd Jong Woon tpi dsisi lain ia tramat sngat mrindukn Jong Woon.

“Mianhae, Hye Sup-ah. Mianhae aku meninggalkanmu begitu saja…”
tk ada tnggapn dr Hye Sup

“Hye Sup-ah? Kau tak memaafkanku?” Jong Woon mlepas plukannya lalu mentap mta yeoja itu. Yeoja itu tk bergeming, air matanya trus sja menglir dpipinya.

“Hye Sup-ah?”

“. . . .”

“Mianhae. . .” ulang Jong Woon

‘BUKK’
Hye Sup memukul pndak Jong Woon.

“Dasar kau… Namja pabo. . .” Ucp Hye Sup kmudian. Jong Woon mlah trsnyum snang mliht tngkahnya.

“Yakk… Kau? Kenapa malah senyum-senyum?” tnyanya yg bngung mlihat ekspresi Jong Woon.

“Kau kenapa memukulku?” Jong Woon tk menjwb pertnyaan yeoja ithu, ia mlah balik brtnya.

“Aiishh, kau benar-benar menyebalkan! Bagaimana mungkin aku tak memukulmu eoh? Kau pergi begitu saja tak berpamitan padaku. Berani sekali kau? Kau bahkan tak mengabariku sekalipun. Mana bisa seperti itu, seenaknya saja. AKU KESAL PADAMU!” yeoja itu mengoceh pnjang lebr dan hnya dtanggapi snyuman khas olh Jong Woon

“Baiklah! Maafkan aku ne? Kaja, ikutlah denganku kita cari tempat yang lebih nyaman untuk bicara” Jong Woon coba meredam emosi Hye Sup, yeoja itu bgtu kesl.
.
.
.
“Cafe ini kelihatannya nyaman Oppa” seru Hye Sup stlah dudk dslah satu krsi.

“Ne, makanya aku betah disini” jwb Jong Woon

“Maksud Oppa? Apa Oppa kerja disini?” Hye Sup mlai pnasarn

“Ne, yah untuk mengisi waktu luangku..” jels Jong Woon

“Oh ya, bagaimana kabar tokki” smbungnya

“haiissh Oppa, kau saja belum menanyakan kabarku? Malah tokki” kesal Hye Sup

“hahaha… Kau cemburu?” Jong Woon mlai menggoda Hye Sup.

“Aniyo…” Hye Sup memalngkan mukanya.

“Jinja?”
“hemb, aku cuma khawatir kalau kau menyakitinya” Jong Woon bgtu snang menggoda Hye Sup.

“Maksud Oppa?”

“Aku rasa kau sering memukulinya”

“hwaa, dari mana kau tau?” pekik Hye Sup

“yha aku tau, kau kan sering memukulku? Jadi kalau aku tak ada tokki pasti sasarannya”

“Yak, kapan aku memukulmu?” elak Hye Sup

“Barusan?” Jong Woon trsenyum puas, Hye Sup hny mendngus.
Jong Woon lalu mlai meljelskn alsannya prgi dn tak berpamtan pd Hye Sup.
.
.
Saat mrka asyik brcrita dtang seorng namja yg menghmpiri mreka.

“Oppa. . .” Hye Sup trperanjt kaget mliht namja itu.

“Ne, Oppa aku memaafkanmu!” blas Hye Sup, tak lpa dgn sbuah snyuman dibibrnya.

“Jinja? Gomawo, jeongmal gomawo. . .” aura bhagia trpancr dr wjh Jyun Suk, namun rsa bhagia itu sdkit brkurng saat mentap namja yg brdri tpat dsmping Hye Sup.

“Keu saram nuguseyo?” tnya Jyun Suk pnuh rasa pnasarn.

“Kenalkan Oppa, Ini Jong Woon Oppa!” Kta Hye Sup. Jyun Suk benar-bnar kget dgn perktaan Hye Sup.

“Oppa, ini Jyun Suk Oppa” Ucp Hye Sup pd Jong Woon dan menyurh mrka brkenalan.

~TBC~

kira” bgaimanakh sikp Jyun Suk?

Bagaimana reader? Ceritanya nymbung pha kagax
mianhae ya reader kalau critanya kurng memuaskn…
Gamsahamnida buat reader yg udach mau bc ff q
jg bwt admin yg udh mau share FF q *bungkuk 90 drajat

tunggu part selanjtnyha….😄
bgi yg ingn coment dipersilhkan^^

6 thoughts on “FAITHFUL LOVE [Part 3]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s