SAD LOVE STORY #part 2

 

Author –▶ shafirah achmad
Cast ^_*
» Choi siwon
» Agnes monica
» Jiyeon t-ara
» Lee donghae
» Leeteuk

Cuap…cuap…author…
Anyeongsaheyo…ini adalah FF q yg ke tiga yg di share di KPDK, setelah MY FRIST LOVE DON’T BE MY TRUE LOVE (6part) & IN MY HEART (5part), gumawo neomo gumawo buat admin yg mau terus ngesgare ff Q.
Setelah mendapat berbagai kritik dari kalian yg bikin Q bisa memperbaiki kekurangan karya tulisku, juga dukungan yg membuatku tambah semangat untuk bikin FF berikutnya.
Mianhe…karna sebelumnya dari 2 FF q tersebut memakai cast yg sama ( kyu&suzy ) karna Q menyukai mereka berdua, jadi rasanya kurang sreg klo make’ cast yg lain hehehehe.
Tapi untuk kali ini Q pake cast indo-korea hihihihi, mungkin meski ff Q ini yg ke 3, tapi Q yakin tak luput dari kekurangan, mohon coment nya yg bisa mendukung and menyemangatiku ea..???
Mungkin FF ini sedikit panjang, jangan bosen ea membacanya. ^_*
Miane..klo banyak kata…
Selamat membaca….kamsahamnida…

~¤¤¤~


” 3-0 q menang agnes-ssi, dan ku harap kau menepati janjimu ” sewon tersenyum kemudian meninggalKan agnes dalam kekesalan.

” Gwenchana???” Jiyeon membantu agnes bangun.

” Ottokke??? Q tidak bisa membayangkan apa yg nanti dia minta padaku.” Agnes bingung dg kesepakatan yg ia buat dg siwon.

” Tenanglah, meskipun siwon terlihat menyebalkan, tapi sepertinya dia namja yg baik.” Jiyeon menenangkan.

” Nee, sekali dilihat emang kelihatan nyebelin, tapi kalau berulang kali lihat, kelihatan tampan dan keren sekali.” Tambah hyorin seraya mengandai-andai.

” Yaa!!!” Bentak agnes.

Mereka pun tetawa.

~//~//~

” Kau tidak lupa dg janjimu kan??” Siwon menghampiri agnes.

” Nee” jawab agnes malas.

” Besok ada pesta untuk menyambut murid angkatan baru, ubah penampilanmu, dandan sefeminim mungkin untuk menghadiri pesta tersebut.”

” Apa urusanmu dg penampilanku??” Agnes bertanya heran.

” Kau hanya menuruti perintah ku, dan kau tak berhak menanyakan alasannya.”

“Arasso!!”

” Oh ya…untuk perinta selanjutnya aku akan memikirkannya ” siwon pergi dg membawa senyum di bibirnya.

” Aigoo!!!” Agnes menghela nafas panjang.

~**~**~

” Jinjaayo!!! Siwon menyuruhmu begitu??!” Jiyeon sedikit heboh.

” Nee, tapi aku apa bisa??”

” Tentu bisa,! Aku akan membantumu, oh…kalau Q tau dia memberi perintah seperti itu, Q akan dukung dia pas waktu kalian tanding,”

” Yaakk!!! Apa maksudmu, sebenarnya yg temanmu yg siapa??”

Jiyeon hanya tersenyum.

” Kita mulai dari…ini…” Jiyeon mengambil high hels dan menyuru agnes untuk memakainya.

” Apa kau yakin??” Agnes terlihat ragu.

” Tentu saja, ini adalah bagian penting dari seorang yeoja, jadi kau harus bisa memakainya.”

Dg ragu agnes memasukkan kaki mungilnya, belum imbang ia berdiri sudah tidak bisa mengontrolnya.

” Achh…q heran, bagai mana bisa orang menderita hanya karna ingin terlihat sexi?!!!” Agnes terlihat kesal.

Jiyeon menanggapinya dg sabar.
” Kau coba pelan2 saja ” jiyeon kembali membimbing.

Mereka berlatih hingga larut malam, bahkan setelah jiyeon pulang, agnes masih saja berlati berjalan dg high hels.

~#~#~

” Apa2 an ini?! ” Jiyeon dan hyorin terlihat kaget dg keada’an agnes yg masih memakai kaos oblong dan celana pendek, sementara mereka datang untuk menjemput.

” Aku sepertinya tidak mungkin untuk datang.”

” Terus…taruhanmu??” Jiyeon kembali mengingatkan.

” Uuuhhh ” agnes tidak bersemangat, tapi jiyeon cepat menariknya ke kamar mandii.

Sementara agnes mandii dia melihat isi lemari kira2 baju mana yg akan di pakai sahabatnya.

Jiyeon hanya menghela nafas melihat isi lemari sahabatnya, yg berisikan pakaian layaknya seorang namja.

” Ya!!! Apa kau tidak punya gaun sama sekali??? ” Tanya jiyeon sa’at agnes keluar dari kamar mandii.

” Anii.” Jawab agnes cuwek seraya mengosok rambutnya dg handuk.

” Satu pun kamu tidak punya?!”

” Oh…cakkaman,” agnes membuka lemari tempat penyimpanan barang2 yg tidak ia pakai, mengobrak abrik isisnya.

” Apa yg kau lakukan??” Jiyeon terheran melihat sahabatnya.

” Sepertinya q punya, dulu eomma pernah memberiku gaun hadiah ultah q yg ke 17.” Agnes masih mengaduk aduk isi lemari.

” Hah…bagaimana bisa ada yeoja sepertimu,” jiyeon pun membantunya mencari.

” Ketemu!!!” Teriak agnes sa’at menemukan gaunnya di pojokan lemari.

” Waahh indah sekali!! Baru kali ini Q melihat sebuah gaun yg kusutnya minta’ ampun!!” Agnes hanya cengar cengir dg sindiran jiyeon.

Hyeorin bertugas menyetrika baju agnes, sementara jiyeon merias wajahnya.

” Ini gaunnya, ini sepatu dan ini tasnya, kami menunggu di luar.” Ucap jiyeo, kemudian meninggalkan kamar agnes dan menunggunya di ruang tamu.

Beberapa menit kemudian agnes pun keluar.

” Waahhh…benarkah kau agnes sahabatku???” Hyorin masih terkagum dg perubahan agnes.

” Yaakk!!! Apa kau sedang menghinaku!”

” Anii-ah…kau benar2 terlihat mempesona ”

Jiyeon tersenyum melihat semua itu.

~#~#~

” Jiyeon-ah apa kau yaqin?? Kenapa aku begitu ragu??” Agnes terlihat gelisa pas mereka sampai di lokasi, ia enggan untuk turun dari mobil.

” Gwenchana….kajja.” Ajak jiyeon.

Mereka Pun masuk ke tempat diadakan pesta berlangsung.

” Apa ini teman seangkatan kita saja??” Tanya hyorin.

” Nee tapi dari berbagai jurusan, semua kumpul disini.” Mereka melihat2 isi pesta tersebut.

Agnes masih saja kikuk dan berjalanya pun sedikit lamban, mungkin karna ia tidak nyaman dg penampilan barunya.

Tanpa ia sadari ada nemja yg mendekatinya.

” Aku tidak menyangka kalau kau terlihat begitu cantik dg balutan mike-up??” Ucap namja tersebut.

” Apa maksud mu choi siwon-ssi?!” Agnes tak bisa menyembunyikan rasa malunya.

” Kau memang benar2 tidak tau maksudku?, atau kau ingin q mengulangi pujianku padamu?,”

” Mwo??!” Agnes terlihat sangat kesal tiap bertemu namja di depannya.

” Sudahlah….berikan tas dompetmu.” Siwon meminta’ tas kecil yg agnes bawa.

Agnespun menyerahkan tanpa banyak bertanya, setelah melihat tas tersebut sekilas, siwon mengembalikannya lagi.

” Baiklah…selamat menikmati pestanya.” Siwon pergi meninggalkan agnes.

” Tess…tess…” Seorang mc mencoba microfonya.
” Baiklah selamat malam semua angkatan mahasiswa baru, setelah kita menikmati sajian dan juga obrolan, sekarang kita masuk ke acara inti, bagi semua yeoja di persilahkan untuk mengumpulkan semua tas yg di bawa ke kotak besar yg kami sediakan, sementara namja silakan mengambil tas tersebut, dan pemilik tas lah yg akan menjadi pasangan dangsa kalian.” Mc memeberi titah bagaimana berjalannya acara.

” Kamu kenapa diam, sini biar aku yg taruh.” Jiyeon menarik tas agnes kemudian membawnya ke kotak di mana para yeoja mengumpulkan semua tas nya.

~agnes pov~

Q heran kenapa kedua temanku begitu antusias mengikuti acara ini, ku lihat jiyeon penasaran siapa namja yg akan mengambil tasnya.

” Sekarang giliran siwon mengambil tasnya.” Q dengar para yeoja sama berbisik, sepertinya mereka mengharap namja bengis itu mengambil tasnya.

Aku pun melihat siwon memilah satu persatu tas, sepertinya ada yg ia cari, OMO…!!! Itu bukan tas ku, bukannya tadi kau melihat tas ku harusnya kau Mengambil milikku, yaa!!! Pabbo-ah kenapa aku mengharap namja tersebut mengambil milikku!

~agnes pov end~

~#~#~

~siwon pov~

Apa benar ini tasnya, bagai mana bisa ada 2 tas yg begitu mirip yg membedakan hanya resletingnya, apa benar tas yg ku pegang ini miliknya.

” Achh dia mengambil milikku!!” Aku mendengar teriakan seorang yeoja, aku meliriknya sekilas, dg cepat aku pun meletakkan nya kembali dan mengambil tas yg mirip dgnya.

” OMO!!! Kenapa dia mengganti tasku..” Q lihat wajah yeoja ter sebut kecewa, tapi q tak peduli.

~siwon pov end~

~#~#~

” Agnes-ah…siwon mengambil tas milik mu ” bisik jiyeon.

” Anii-ah, itu hanya tas yg mirip milikku, tapi bukan milikku.” Agnes berkata tanpa menatap apa yg di lihat jiyeon (siwon).

” Q yakin itu tas mu.” Sa’at agnes menatap sahabatnya,Jiyeon menunjukkan arah siwon dg dagunya.

Agnes sedikit tersentak, bagaimana bisa dg mudah siwon mengambil tas yg dipilihnya tadi.

Semua sudah memilih tas masing2, para namja pun mencari si pemilik tas.

Donghae masih sibuk mencari siapa pemilik tas yg dia ambil.

” Anyeongsaheyo…” Tiba2 ada seorang yeoja yg menyapanya.

Dongjae mengankat tas dg isyarat bertanya apa ini milikmu? Yeoja tersebut tersenyum dan mengangguk.

” Perkenalkan…naneun donghae imnida” donghae mengulurkan tangannya.

” Naneun jiyeon imnida ” tangan mungil jiyeon membalasnya.

Sementara semua berdansa dg pasangan masing2 agnes masih terdiam.

” Yaa!!! Sampai kapan kau akan menepi disini, ini tasmu kan?” Siwon menghampirinya.

” Nee…gumawo.” Agnes dg cuek mengambil tas dari tangan siwon.

” Mwo??? Apa kau tidak mau jadi pasangan dansaku ”

” Sirro…salah sendiri kenapa kau mengambil tas ku .”

” Kau pikir akan ada namja yg mau berpasangan dg mu? Karna kasihan makanya aku mengambilnya, apa kau tidak berfikir kalau tas mu akan terlonta-lonta tanpa ada yg mengambil,”

” Mwo??!!”

” Ahhh sudah lah lupakan.!” Siwon lebih memilih diam dan masih berdiri di samping agnes menyaksikan Teman2nya berdansa.

” Siwon-ah maukah kau berdansa dg ku??” Seorang yeoja sexy menyandarkan tanganya ke bahu siwon, seraya mengusap-usap jas yg siwon pakai.

” Nee…kajja…” Tanpa pikir panjang siwon langsung menyeret yeoja tersebut untuk gabung berdansa.

” Waahhh…dasar namja murahan.” Terlihat jelas raut kekesalan di wajah Agnes.

Dia masih menatap mereka berdua, yeoja tersebut melingkarkan tangannya ke leher siwon, sementara siwon ke pinggangnya.

” Minggir..!!! Dia adalah pasanganku ” agnes menyingkirkan tangan yeoja tersebut, siwon hanya tersenyum.

” Cih… mana mungkin!!” Yeoja itu masih tidak percaya.

” Mwo?!” Agnes terlihat marah karna diremehkan.

” Nee…dia pasanganku, mianhe…” Ucapan siwon membuat yeoja itu pergi.

Agnes masih terdiam, ia tidak tau apa yg akan dilakukan, tiba2 siwon mengambil tanga agnes dan meletakkan di bahunya, mereka pun berdansa mengikuti irama yg ada.

” Kenapa kau bisa berubah pikiran??” Tanya siwon.

” Itu…itu…karna aku malu berdiri sendiri jadi q…” Agnes terlihat bingung, hal itu membuat siwon semakin gemas dg yeoja di hadapannya.

Ditengah dansanya agnes kehilangan keseimbangan karna high hels nya.

” Gwenchana…” Siwon menolongnya sebelum ia terjatuh.

” Nee gwencha….” Belum sempat agnes melanjutkan kata-katanya, mendadak ia merasakan tubuhnya seperti terkena aliran listrik, dadanya bergetar, agnes merasakan sesuatu yg hangat, lembut, dan lembab…mengunci bibirnya. Bibir siwon…..

~#~#~

” Pabbo-ah…pabbo…pabbo….” Di kamar agnes memukuli kepalanya kalau mengingat kejadian di pesta.

” Kenapa aku justru membalasnya, Bagaimana besok kalau aku bertemu dg nya..?!! Oohhhh ottokke.!!”

~#~#~

Jam kuliah usai, tapi agnes masih pura2 sibuk membaca buku, ia belum berani bertemu siwon.

” Kau tidak lupa kan kalo masih ada 2 perintah yg tersisah???” Yg di hindari justru menghampirinya.

” Nee” dg enggan agnes menjawab.

” Kajja..” Ajak siwon.

” Kemana??” Siwon tidak mempedulikan pertanya’an agnes Dan berlalu begitu saja.

Agnes pun mengerti, ia langsung mengikuti siwon.

” Nih…” Siwon melempar kunci mobil ke arah agnes.

” Kau yg menyetir ” perintah siwon.

” Tapi aku kan tidak tau tujuanmu??”

” Apa sudah jadi kebiasa’anmu untuk bertanya, kau kan tau kalau aku juga duduk di dalam mobil.” Siwon langsung masuk disusul agnes yg masih terlihat menggerutu.

Sampai di tempat tujuan, di rumah yg begitu elit.

Siwon memasuki rumah tersebut, disusul agnes dibelakangnya, agnes sedikit kagum melihat rumah yg begitu elit, tapi terlihat begitu sepi.

Merekapun duduk di ruang tengah.

” Lepaskan.” Siwon menyodorkan kakinya ke pangkuan agnes.

” Yaa!!! ”

” Whe??? Apa kau mau membantah!” Dg berat hati agnes melapaskan sepati mr.choi.

Klekk…terdengar suara pintu di buka, dg cepat siwon menarik kakinya dan kembali duduk seperti biasa.

” Kau sudah pulang chagi…” Sapa wanita paruh baya, eomma siwon.

” Nee…” Jawab siwon cuwek.

” Madam choi…apa kau mau pergi??” Tanya siwon sinis, sa’at melihat eommanya berdandan rapi.

” Nee…eomma masih ada meetting dan nanti pkl 14 eomma mau ke prancis untuk bertemu relasi bisnis.”

” Jadi kau akan keluar negeri lagi??, kenapa kau harus pulang?? Apa kau pikir rumah ini jalan tol yg bisa seenaknya kau lewati!!!!” Siwon mulai naik pitam, agnes sedikit kaget, tapi ia memilih diam.

” Chagi…eomma..” Eomma siwon hendak mengelus rambut siwon, tapi siwon langsung menepis, kemudian ia pun berdiri.

” Eomma tidak perlu pulang, anggap saja anakmu ini sudah mati, dan aku pun akan menganggap eomma maupun appa seperti itu,” siwon pergi meninggalkan eommanya yg masih terlihat terpukul dg kata2nya.

Agnes bingung apa yg harus ia lakukan, dia pun memilih untuk mengikuti siwon.

Dikamar siwon melimpahkan kekesalannya dg bermain game, agnes duduk tepat disampingnya.

” Kau pasti kesal, tapi apa kau tidak merasa kalau kata2 mu tadi terlalu menyakitkan?, sepertinya ahjumma sangat terpukul,” agnes berkata dg hati2.

Siwon tidak bergeming ia Masih menekan tombol game nya dg kasar.

” Hentikan!!” Agnes merampasnya dari tangan siwon.

” Pulanglah… Mulai sekarang semua kesepakatan kita selesai.” Ucap siwon pelan.

” Mwo..?”

” Whe?? Apa kau merasa menyesal karna Q melepas kesepakatan kita??”

” Waahhh….arra, tapi ingat jangan sampai kau berubah pikiran,” agnes meninggalkan siwon yg masih terlihat sedih.

Bersambung….

3 thoughts on “SAD LOVE STORY #part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s