Don’t Say Goodbye // Oneshoot

 

Dont Say Goodbye

FF OneShoot | Don’t Say Goodbye (Story of Music Video Davichi – Don’t Say Goodbye)

Tittle: Don’t Say Goodbye

 

Author:Dinda Fitria a.k.a Dinda Jittaleela Fitria

 

Cast:

·     Infinite’s L (Kim MyungSoo)

·     F(x)’s Sulli (Choi Jinri)

 

 

Disclaimer: FF ini ter inspirasi dari MV salah satu Duo yeoja cantik yaitu Davichi yangjudulnya 안녕이라고 말하지마 (Annyeongirago malhajima) atau Don’t say goodbye.

 

Kenapa author pilih L sebagai cast namjanya? Karena menurut Author L ituorangnya misterius tapi punuh cinta dan kasih sayang. Dan kenapa Author pilih Sulli sebagai cast yeojanya? Karena menurut Author Sulli itu orangnya ceria, namun memendam suatu kepedihan didalam dirinya.

 Jika yang udah pernah nonton MVnya pastingerti sama jalan ceritanya :) oke kalau gitu, tanpa banyak cuap-cuap let’s reading :)

 

 

********* Don’t Say Goodbye ***********

 

 

Kaurusak ceritaku, hancur kenanganku bersamamu, kau patahkan hatiku. Jangan katakanSelamat Tinggal untukku. Choi Sulli

 

 

 

*Myungsoo POV

Seperti biasanya, malam ini aku melakukan penelitian kabut yang selalu muncul malam hari. Aku mulai memandangi langit yang penuh dengan bintang dan aku melihatnya! Melihat kabut yang sedang aku teliti. Aku lalu membuka buku yang aku pegang dan mulai mencatat penelitianku.

 

 

Kututup buku yang dari tadi kupegang “Apa aku harus pergi kerumah Park seonsaengnim sekarang untuk memberikan hasil penelitianku?” Saat aku menuruni tangga di halamanku untuk menuju rumah Park seonsaengnim, aku mendengar suara sesuatu yang bergerak dari belakang.

 

 

Aku lalu berbalik kebelakang dan menemukan sebuah plastik sampah hitam yang sangat besar, tapisepertinya tadi sore plastik sampah itu tidak ada disitu.

 

 

Akulalu mendekati plastik besar itu dan menyentuhnya dengan kaki-ku, dan kantongplastic itu bergerak. Aku merasa takut, apa isinya? Apa kucing yang dibuang? Tapikenapa besar sekali?

 

 

akulalu memberanikan diri untuk membukanya. Saat aku melihat isinya aku langsung terlonjak kaget hingga aku terjatuh. “A.. Apa itu? Kenapa ada seorangyeoja didalam palstik sampah itu?”

 

 

 

********* Don’t Say Goodbye ***********

 

 

 

*Author POV

 

 

Pagi-pagisekali L sudah terbangun dan menyalin hasil penelitiannya pada laptopnya. Sementara yeoja yang dia temukan semalam masih tertidur, setelah semalam L membopong nyamasuk kedalam rumah dan membaringkan yeoja itu di sofa miliknya.

 

 

Perlahan,yeoja itu terbangun karena sinar hangat matahari mengenai wajah putih yang mendekati pucat itu. Dan dilihatnya L sedang berkutat dengan pekerjaannya.

 

 

Lyang menyadari bahwa yeoja itu telah bangun lalu menatap yeoja itu”Ireonnaseo?” Tanya L dengan senyuman manis yang menghiasi wajah tampannya, sementara yeoja itu hanya terdiam menatap bingung kearah L.

Llalu pergi kedapur dan menyiapkan makanan untuk yeoja itu, yang terlihat sangat kelaparan.

 

 

Yeojaitu makan dengan sangat lahap, sampai-sampai ada nasi yang menempel disudut bibir tipisnya. “Apa kau punya tempat tinggal?” Tanya L pada yeojayang belum dia ketahui siapa namanya, dan yeoja itu hanya menggeleng lemah.

 

 

 

Setelah selesai makan, L menyuruh yeoja itu untuk mandi dan karena L tidak mempunyai baju yeoja, L menyuruhnya menggunakan kemeja lengan panjang putih milik L.

 

 

L menatap kagum wajah cantik yeoja itu yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah dan kemeja putihnya yang terlihat kebesaran ditubuhyeoja itu. Dan itu menambah kesan kecantikannya.

 

 

Lmelihat yeoja itu menghembuskan nafasnya kasar sambil mengeringkan rambut panjangnya dengaan handuk. L lalu mendekat yeoja itu dan mengajaknya berbicara.”Siapa namamu agasshi?” Tanya L dengan senyuman yang manis.”Choi Sulli.” Jawab yeoja itu dengan wajah yang masih menunduk.

 

 

“Kau boleh tinggal disini Sulli-ssi.” Ucap L sambil memandang Sulli yangmasih tertunduk. “Jinjjayo? Aku boleh tinggal disini?” Tanya Sulli bahagia. “Gurae, kau bisa menjadi temanku. Kim Myung Soo imnida, tapi kau bisa memanggilku L.” L memperkenalkan dirinya. “Jeongmal Gomapseumnida L-ssi.” Sulli lalu tersenyum bahagia.

 

 

Setelah sesaat mereka terdiam, akhirnya L membuka pembicaraan. “Bisa kau ceritakan kenapa kau bisa ada disini? didalam plastik sampah itu?” Tanya Lhati-hati, takut menyinggung perasaan Sulli. “Ahh itu, yang aku ingat saat itu aku baru saja pulang kuliah, lalu Oppa-ku mengajakku pergi mendaki gunug,lalu setelah itu aku tidak tahu apa-apa lagi.” Jelas Sulli sambil mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi.

 

 

“Kenapa Oppamu mengajakmu Hiking? Apa kau mengingat sesuatu tentang Oppamu?” Tanya L lagi. Tiba-tiba Sulli memalingkan wajahnya. “Oppaku jahat! Sebenarnya dia bukan Oppa kandungku. Dia ingin memusnahkanku.” L terkejut, dia tak menyangka bahwa hidup Sulli selalu dihantui oleh kakaknya.

 

 

“Kenapa Oppamu tega sekali padamu Sulli-ssi?” “karena aku adalah pewaris perusahaan Appa. Dan jika aku menghilang, dia akan menjadi pewaris tunggalperusahaan Appa.” Jelas Sulli panjang lebar sambil mencoba menahan amarahnya. L mengerti, dia lalu mencoba mengakhiri pembicaraannya ini.

 

 

 

 

******** Don’t Say Goodbye *********

 

 

 

 

Hari menjelang malam, tapi Sulli masih menggunakan kemeja L yang terlihat kebesarandan juga tipis. L lalu pergi ke boutique temannya yang lumayan jauh dari tempattinggal L dan membelikan Sulli beberapa pakaian yang layak untuk dipakai.

 

Llalu pulang dengan membawa beberapa paper bag yang berisi pakaian untuk sullidan menyuruhnya untuk berganti pakaian.

 

Malamnya,L kembali meneliti bintang dilangit, sementara Sulli asyik dengan kertas danpensilnya dan menggambar sesuatu.

 

 

 

******** Don’t Say Goodbye ***********

 

 

1 Minggu kemudian …………………

 

 

*L POV

 

Hariini aku mengajak Sulli untuk berkemah di padang rumput yang tidak jauh dari rumahku untuk bersenang-senang, dan juga untuk menyelesaikan penelitianku tentang kabut yang selalu muncul setiap malam. Aku lihat Sulli yang terlihat sangat bahagia berbeda dengan Sulli yang seminggu yang lalu, Sulli yang terlihat sangat menyedihkan.

 

 

Setelah memasang tenda dan teleskop, aku melihat Sulli berlarian dan berputar-putar dipadang rumput ini, aku tersenyum melihat tingkah lakunya yang sedikitkekanakan. Dia lalu tersenyum manis sambil melambaikan tangannya kearahku. Aku hanya tersenyum lalu membalas lambaian tangannya.

 

 

Harimulai malam, aku mengajak Sulli yang sedang duduk di tenda untuk melihat bintang yang sudah mulai terlihat. “Omo, lihat! Apa itu kabut yang kaumaksud?” Tanya Sulli antusias sambil menunjuk langit. “Jinjja?Eoddiya? Woahh benar! Itu kabut yang aku cari.” Ucapku kegirangan, namun sedetik kemudian kabut itu menghilang.

 

 

Setelah beberapa lama meneliti, aku menyiapkan makan malam untukku dan Sulli. Sementara aku memanggang daging, sulli mengambil minuman dingin dan sekotak nasi di dekat tenda. Aku menyuapi Sulli, ahh akurasa daging itu panas, Sulli seperti mengipas-ngipas mulutnya dan segera minum. “Ahh, mianhae Sulli-ya.”Ucapku meminta maaf pada Sulli.

 

 

Aku mendudukkan Sulli di pangkuanku dan perlahan mendekatkan wajahku dengan wajahnya, dia terlihat kaget tapi perlahan menutup matanya dan sedetik kemudian bibir kami bertemu. Bibir kami saling bertautan, tak lama kemudian kami melepas ciuman itu dan saling tertawa salah tingkah. Sulli menyenggol dadaku dengansikutnya dan tersenyum canggung.

 

 

Aku memandang Sulli yang sedang duduk disampingku dan terseyum manis. Tiba-tiba akuteringat kekasihku, aku merindukannya, merindukan kekasihku yang sudah lama ini menghilang dari hadapanku sampai saat ini.

 

 

 

 

 

*Sulli POV

 

Setelah pulang dari berkemah, aku menggambar sketsa wajah L yang terlihat sempurna dimataku. L lalu datang menhampiriku yang sedang menggambar wajahnya, L mencoba merebut buku yang aku pegang tapi aku mengangkat bukunya tinggi-tinggi agar diatidak bisa mengambil buku itu.

 

Akurasa, aku menyukainya. Menyukai namja yangtelah berbaik hati memberiku tempat tinggal dan makanan.

 

 

 

Sepulangaku dari toko kue aku melihat L yang tertidur di meja kerjanya, akurasa dia kelelahan karena semalaman meneliti kabut misterius, sepertinya L sangat bekerja keras untuk bisa lulus kuliah. Aku lalu mendekati L dan menyelimutinya dengan selimut yang aku bawa dari kamar.

 

 

Aku menoleh ke meja kerja L, dan melihat sebuah Photobook. Aku mengambil photobookitu dan melihat isinya, semua foto L dan seorang yeoja yang ku pikir itu adalahyeojachingu-nya. “Apa selama ini hanya aku yang mencintainya?” tanyaku sambil memandang foto L dan yeojachingu-nya. Dan tanpa aku sadari, setetes air mata jatuh dari pelupuk mataku.

 

 

Harimulai sore, aku dan L duduk dihalaman belakang rumah sambil memandang langityang mulai menjingga karena sinar matahari akan berganti dengan sinar rembulan.Aku menyandarkan kepalaku pada bahu L, aku merasa ini adalah hari terakhirku tinggal bersama namja yang selama ini bersamaku.

 

 

 

 

******* Don’t Say Goodbye ********

 

 

#08.30KST

 

 

*Author POV

 

Sullisedang membaca novel sambil memakan camilan, dan L sedang bembersihkan teleskopnya. Tiba-tiba ponsel L berdering dan tak lama setelah itu L menerima panggilan.

 

 

“Yeoboseyo?” Ucap L pada seseorang disebrang sana.

“Kenapakau membuat mengambil sampah yang aku buang dan membuat masalah?” Tanyaseseorang di telfon. L terkejut, karena orang itu berbicara seperti orang yangsedang marah

 

 

“Nuguseyo?” Tanya L pada orang yang di sebrang telfon. “Bukankahkau mempunyai kekasih?” Tanya namja itu tanpa menjawab pertanyaan L. SepintasL membaca judul Koran yang berada di meja kerjanya. ‘Seorang Mahasiswi menghilang dengan misterius. Kemana ia pergi?’

 

 

 

“Kekasihmuyang menghilang, sekarang ada bersamaku.” “Ayo kita bertukar. Aku memerlukanyeoja itu.” Namja itu lalu mengakhiri panggilannya dan L terdiamkebingungan. “Apa namja itu membicarakan Sulli dan Ahra?

 

 

 

SorenyaL mengajak Sulli untuk pergi bertemu dengan namja yang menelfonnya tadi siang.

 

Tapi Sulli melihat seorang namja dan yeoja keluar dari dalam putih yang ada dijalan, Sulli terkejut! Itu adalah Oppanya yang ingin mencoba membunuhnya.

 

Sulli menghentikan langkahnya, dan L membalikkan tubuhnya menghadap Sulli dan menariktangannya. “Kajja.” Ucap L sambil menarik tangan Sulli, tapi Sullimenahannya. “Shireo.” Jawab Sullli sambil memangdang L dengan sedih.

 

 

L lalu berjalan menjauhi Sulli, tapi Sulli menahan tangan L yang mulai berjalanjauhinya. “Kajima. Hikkss. Kajima.” Pinta Sulli pada L dengan airmata yang terus mengalir diwajah mulusnya.

 

 

Teringat di pikiran L tentang kenangan indahnya bersama Sulli, tapi dia juga masihmencintai Ahra! Kekasihnya yang selama ini menghilang. Tapi L tidak mempedulikan ucapan Sulli, dia melepaskan genggaman tangan Sulli lalu berjalan menjauh dan merangkul Ahra! Kekasihnya.

 

 

Sulli langsung dibawa oleh Oppanya, Sulli meronta saat Oppanya menyeretnya untuk masuk ke mobil. Sulli tidak menyangka, bahwa L! namja yang selama ini berbaik hati kepadanya tega memberikannya kepada orang yang selama ini ingin memusnahkannya.

 

 

“Andwae..oppa! Mungsoo oppa andwae…. Andwae….” Teriak Sulli pada L, namun L tidakmemperdulikan teriakan Sulli dan terus berjalan bersama Ahra.

 

 

Sulliterus meronta dalam seretan Oppanya dan mencoba memanggil L untuk kembali. BerharapL akan menyelamatkannya.

mungkin ini sudah menjadi takdir Sulli, ditinggal oleh orang yang dicintainya dan kembali bersama orang yang ingin membunuhnya.

 

 

“Kajima…Kajima.. hikkss” isak Sulli saat dia akan menaiki mobil Oppanya.

 

 

 

 

‘Kenapa kau tega meninggalkanku? Hatiku menangis, dadaku menangis,akupun menangis. Jangan katakan selamat tinggal untukku. Kau rusak ceritaku,hancur kenanganku bersamamu, kau patahkan hatiku. Jangan katakan SelamatTinggal untukku. Kim Myung Soo.”

 

 

***********************************

 

THE END :)

 

Huwa… akhirnya ini FF jadi selesai juga :D diharap maklum jika GaJe danBanyak Typo hehe :D yang kena TAG mohon RCL ne :) gomawo :)

 

About these ads

6 thoughts on “Don’t Say Goodbye // Oneshoot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s